Friday, 13 January 2012

Akhir 2011

Akhir 2011 saya tutup di Surabaya dengan hujan.

Apa? Siapa? Dimana? Kenapa? Kapan? Bagaimana? Pertanyaan klasik untuk kalimat di atas.
Bertolak dari Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tepat di sebuah senja 27 Desember 2011 bersama teman-teman 19 orang Rumah Foto Makassar. Yak, Jambore Fotografi Mahasiswa Indonesia Ke IV. Ajak kumpul bagi mahasiswa Indonesia penggemar fotografi. Pelaksanaannya tiap tahun dan tahun 2012 dilaksanakan di Lombok (Hasil kongres di malam tahun baru). And u know? Pada kongres itu, Lombok harus bersaing ketat dengan Makassar pada voting pemilihan tuan rumah jambore tahun 2012 pemirsa! Kami (Makassar) siap, tapi hasil perhitungan suara masih belum berpihak ke kami. Dan Jambore Fotografi Mahasiswa Indonesia Ke V dilaksanakan di Lombok.
Rundown acaranya, seminar oleh para pakar foto Jawa Timur di gendrenya masing-masing. Dan saya baru tahu bahwa ada gendre foto dokumenter. Foto dokumenter itu adalah foto yang ada setelah foto-foto straight news (read: foto jurnalistik). Selain seminar, ada juga hunting foto kota Surabaya, lokasinya berada tepat di Jembatan Merah.
Acara berakhir tepat di sebuah pagi bernama minggu 1 Januari 2012. Dan perjalanan keliling Jawa Timur dilanjutkan ke Malang, Batu dan berakhir di hunting Gunung Bromo bersama teman-teman UKM Panorama Universitas Islam Malang.
Hari-hari yang indah di Jawa Timur dihabiskan di hari selasa. Dan bandara Juanda adalah saksi kepulangan kami Rumah Foto Makassar. Pesan dari perjalanan akhir tahun ini adalah motretlah dengan menggunakan mode P pada kamera. Dan itu yang membuat kami, masih selalu bertanya-tanya tentang fungsi dari kamera DSLR.


                          #FOTO BERSAMA RUMAH FOTO MAKASSAR DENGAN ERIC IRENG#

                   #FOTO BERSAMA RUMAH FOTO MAKASSAR DENGAN PANITIA JMFI Ke IV#