ISI BUMI CUKUP UNTUK KESEJAHTERAAN MANUSIA, TAPI TAK PERNAH CUKUP UNTUK KESERAKAHAN MANUSIA—GANDHI.

Tuesday, 15 January 2013

Hari ke-15: (Desain) Seni dan Ilmu Pengetahuan

Ketika teman-teman membuat makalah berlembar-lembar mengenai segala hal terkait Filsafat Seni, maka saya hanya menyajikan sehalaman, oh, dua halaman ditambah sampul. Materi yang saya dapatkan terkait seni dan ilmu pengetahuan. Dan yang saya tampilkan hanya seperti ini, namun di kelas, betapa panjang diskusi mengenai hal ini.


Karena kami berada di lingkup desain komunikasi visual, maka ditariklah sebuah benang merah antara desain, seni, dan ilmu pengetahuan. Bahwa dengan hadirnya desain, maka antara seni dan ilmu pengetahuan dapat dijembatani, desain berada ditengah-tengah. Ambillah contoh sebuah pisau. Bedakan antara pisau pemotong roti, pemotong daging, pisau dapur, pisau bedah, pisau cukur, dan berbagai jenis pisau. Betapa pisau dibuat berbeda-beda berdasarkan nilai estetika (kenyamanan saat menggenggam) dan nilai fungsi. Dari sinilah terlihat peran desain.

0 Comments:

Post a Comment