Keunggulan Xpander Limited Edition Dari A Sampai Z yang Cocok untuk Milenial

mitsubishi-xpander-limited

“Saya sudah lama dengar tentang mobil ini, bro!” ujar seorang kawan saat saya pamer foto di Instagram.
Mobil tipe ini, jelas dia—merupakan mobil Mitsubishi pertama yang diproduksi di pabrik Mitsubishi di Indonesia. Soalnya, selama ini pabrik di sini hanya merakit suku cadang yang didatangkan dari Jepang.

“Oiya? Beruntung dong yang punya?” saya penasaran.

“Iyalah! Belum lagi mobil terbaru Mitsubishi ini punya banyak keuntungan.”
Hmm.. Saya pun semakin penasaran 😶

Bagaimana kalau kita bahasa satu per satu keunggulan Mitsubishi Xpander Limited berdasarkan alfabet, mulai dari A sampai Z. Penasaran?

Aero Kit yang Beragam

Mitsubishi-Xpander-Limited

Salah satu hal yang sering saya pertimbangkan sebagai seorang milenial yakni tampilan luar sebuah barang. Beruntung, kendaraan besutan Mitsubishi ini mempunyai Aero Kit yang menarik perhatian saya.

Sebagai pilihan, ada berbagai paket Aero Kit yang ditawarkan oleh Xpander untuk kamu yang suka modifikasi mulai dari paket Basic, Aero, Aero Plus A, dan Aero Plus B.

Bertenaga Maksimal

Jika bagian luarnya saja yang menarik namun bagian dalamnya rapuh, saya akan menolak barang tersebut. Ya iyalah! Mana ada yang mau dengan dalaman yang biasa saja. 😏

Mitsubishi Xpander Limited ini memiliki dalaman yang bertenaga maksimal. Tipe mesin mobil ini adalah Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic Control (MIVEC) 4A91 DOHC dengan kapasitas kubikasi hingga 1.5 liter dengan 16 katup peredam guncangan.

Canggih Layar Sentuhnya

Mitsubishi-Xpander-Limited

Untuk dalaman berikutnya, kendaraan roda empat ini memanjakan para penumpangnya dengan fitur hiburan berupa layar sentuh yang lebar. Posisinya berada di area Head Unit dengan sistem navigasi yang telah terintegrasi serta koneksi jarak dekat untuk memainkan musik selama dalam perjalanan.

Door Handle Protector

Mitsubishi-Xpander-Limited

Berbeda dengan generasi pendahulunya, Xpander Limited ini memang dirancang dengan Door Handle Protector untuk membuat mobil ini tampil mewah dan menawan.

Faktanya, fitur ini juga mendukung penampilan mobil terbaru ini secara menyeluruh. Menarik bukan? 😎

Engine Hood Emblem & Exclusive Limited ID

Di bagian kap mesin terdapat Engine Hood Emblem yang membuat penampilan kendaran besutan Mitsubishi tampak lebih stylish dan sporty. Untuk memberikan kesan ekslusif dan istimewa, Mitsubishi menyematkan Exclusive Limited ID.

Fuel Lid Garnish

Mitsubishi-Xpander-Limited

Perusahaan asal Jepang ini tampaknya tidak main-main dalam meluncurkan kendaraan roda empat bagi para pencinta otomotif tanah air. Pasalnya, ada Fuel Lid Garnish di bagian samping yang dipasang sehingga kendaraan ini pun tampak elegan dan modern. Hiya.. Hiya..

Grille Berlapis Chrome

Untuk mendukung penampilannya secara menyeluruh, mobil ini mempunyai Grille dengan bentuk mendatar berlapis Chrome pada bagian depannya. Hasilnya, kesan elegan dari mobil ini pun semakin kuat. Iya gak?

Headlamp LED DRL

Mitsubishi-Xpander-Limited

Adapun lampu utama atau Headlamp Mitsubishi Xpander Limited menggunakan LED Daytime Running Light (DRL). Headlamp LED DRL merupakan lampu yang bisa menyala saat mobil mulai dinyalakan bahkan saat siang hari sehingga sesuai dengan peraturan lalu lintas di Indonesia. Soal terang jangan ditanya: lebih terang dari masa depanmu ✨

Interior yang Nyaman

Mitsubishi-Xpander-Limited

Apa yang membuat kendaraan terbaru Mitsubishi ini berbeda dengan mobil lainnya? Interior nyaman dan kabin yang luas untuk memanjakan para milenial. Hal ini terlihat dari penggunaan material interior di dalamnya serta dasbor yang modern.

Jarak Terendah yang Tinggi

Mitsubishi-Xpander-Limited

Mitsubishi Xpander Limited tersedia di dalam dua varian, yakni transmisi otomatis dan manual. Keduanya dibangun dengan dua jarak terendah atau Ground Celarance yang berbeda di mana untuk otomatis mempunyai tinggi 205 mm dan manual berjarak 200 mm. Kalau lewat di polisi tidur kompleks amanlah ya? 😅

Kabin yang Lebih Senyap

Kebayang gak sih kalau kamu mau ngevlog di dalam mobil ala-ala #NebengBoy Boy William terus ada suara gresek-gresek tidak jelas karena kabin mobil tidak senyap? Mengganggu banget kan?

Nah, Xpander Limited mempunyai ruang kabin yang tidak hanya nyaman, tapi juga senyap sehingga kamu bisa berkendara dengan ena’-ena’ 😍

Low MPV Modern

Hal lain yang perlu dicatat adalah mobil ini termasuk ke dalam Low Multi Purpose Vehicle (MPV) tap dalam bentuk modern. Artinya? Xpander Limited merupakan mobil serbaguna yang tidak hanya digunakan untuk mengangkut kamu sekeluarga tapi juga membawa barang-barangmu.

Hal ini jelas sangat menguntungkan. Ibarat kata: sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui 😚

Mirror Cover Decal

Mitsubishi-Xpander-Limited

Di bagian eksterior, Mitsubishi masih mempunyai Mirror Cover Decal agar mobil ini semakin tampak sporty dengan detail Mirror Cover Decal. Fitur ini pula yang membuat Xpander Limited berbeda dengan generasi pendahulunya. Gak enak juga ya jadi yang pertama? 😞

Ngebangun Xpander jadi Mobil Rally

Mitsubishi-Xpander-Limited

Tau Rifat Sungkar suaminya Sissy Priscillia Sungkar kan? Itu loh, iparnya Vanesha Priscillia yang main sebagai Milea di film Dilan 1990. Iya, jadi Rifat Sungkar yang pereli andalan Indonesia ini mengubah Mitsubishi Xpander miliknya jadi mobil rally coba?

Tau dari mana? Cek aja Instagramnya doi!

Ornament Decal

Oiya, stiker Decal yang ada di Mirror Cover ternyata tidak hanya dipasang di bagian luar mobil, tapi juga di dalam kabin. Ornament Decal menghias ruang kabin mobil untuk membuat tampilannya sporty secara menyeluruh. Kalau apa-apa tuh memang harus total ya untuk hasil yang maksimal.

Pinter Bener Pilih Xpander

Mitsubishi-Xpander-Limited

Memilih mobil itu ibarat memilih pasangan hidup: tidak mudah. Perlu pertimbangan matang dan pemikiran masak-masak sebelum memutuskan akan membeli mobil yang mana.

Maka dari itu, untuk membantu kamu Mitsubishi punya kampanye Pinter Bener.

Pinter karena harga suku cadang dan baiya perawatannya terjangkau. Secara keseluruhan, mobil ini mempunyai nilai ekonomis sebesar 45 persen jika dibandingkan dengan produk kompetitor lainnya.

Bener karena untuk mencari dealernya bener-bener tidak bikin repot dan bener nyaman mobilnya.

Ada banyak dealer yang tersedia di sekitarmu. Untuk tau, kamu cukup mengunjungi Mitsubishi Motors dan klik cari dealer. Bener lainnya karena semua fitur unggulan dari sebuah mobil sudah lengkap pada kendaraan yang satu ini.

Quartz White Pearl

Mitsubishi-Xpander-Limited

Nah, model Xpander Limited ini tersedia dalam warna Quartz White Pearl. Warna ini merupakan warna putih spesial dari Mitsubishi yang tampil mewah dan ekslusif sehingga jauh lebih berbeda dengan kendaraan roda empat lainnya.

Rem Berteknologi ABS, EBD, & BA

Bagaimana dengan sistem pengereman mobil ini? Jangan khawatir, Mitsubishi Xpander Limited mempunyai rem berteknologi Anti Lock Braking System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), dan Brake Assist (BA).
Hasilnya, risiko kecelakaan yang bisa muncul pun akan ditekan sekecil mungkin. Untuk meningkatkan perlindungan kepada para penumpang disematkan pula Rise Body (Reinforced Impact Safety Evolution).

Sporty Seat Cover

Mitsubishi-Xpander-Limited

Dari tadi kita ngomongin sporty yang ternyata tidak hanya terhenti hingga di Mirror Cover Decal. Pembicaraan tentang betapa sportynya mobil ini berlanjut ke bagian dalam mobil dengan hadirnya Sporty Seat Cover.

Jok yang terbuat dari kulit ini tidak hanya menjadikan interior Xpander Limited sporty tapi juga membuat para penumpangnya nyaman selama berkendara.

Torsion Beam & Mac Pherson Strut Coil Spring

Untuk memastikan ketangguhan dari produk terbarunya ini, Mitsubishi mengandalkan suspensi tangguh berupa Torsion Beam di bagian belakang dan Mac Pherson Strut Coil Spring di bagian depan.

Pasangan suspensi ini mampu meredam getaran saat melalui jalanan dengan kontur yang tidak rata sehingga mobil tetap seimbang.

Ubahan dari Xpander Ultimate Transmisi Matic

Mitsubishi-Xpander-Limited

Yang spesial dari kendaraan roda empat ini selain hal-hal tersebut di atas adalah karena Xpander Limited ini dibangun dari basis varian Xpander Ultimate Transmisi Matic.

Varian Xpander Hanya 1000 Unit

Sesuai namanya, Mitsubishi Xpander Limited memang dipasarkan dalam jumlah terbatas yakni hanya 1000 unit. Bagi kamu yang tidak suka dengan istilah mobil sejuta umat, maka Mitsubishi jenis ini cocok untuk kamu.

Wujud Apresiasi Terhadap Pelanggan

Mitsubishi-Xpander-Limited

Kenapa hanya 1000 unit? Karena mobil ini memang didedikasikan sebagai wujud apresiasi terhadap pelanggan. Soalnya, mobil Xpander yang termasuk ke dalam Small MPV berhasil mencapai penjualan retail 100.000 unit hanya dalam 18 bulan.

Olehnya itu, dirilislah Mitsubishi Xpander Limited. Duh 😎

Xpander Punya 284 Dealer

Siapa sangka bahwa untuk memanjakan para pelanggannya Mitsubishi kini mempunyai 284 dealer Mitsubishi dengan 24 jam Emergency Service. Misalnya kamu punya kendala dengan kendaraanmu di tengah malam, segera menghubungi dealer terdekat yang punya layanan 24 jam. Sangat membantu kan?

Yang Siap Melayani Kapan Saja Adalah Mekanik

Tidak hanya itu, ada 1.886 Service Advisor yang siap melayani kamu jika sewaktu-waktu punya kendala terkait Mitsubishi Xpander Limitedmu. Jadi, tidak ada lagi istilah bingung-bingung pada kendaraan pribadimu.

Zaman Sekarang Mobil Punya Transmisi Otomatis 6 Percepatan

Mitsubishi-Xpander-Limited

Sadarkah kamu bahwa salah satu penyebab mobil boros adalah jumlah transmisi percepatan yang digunakan? Soalnya, transmisi ini berkaitan erat dengan efisiensi tenaga mobil dan konsumsi bahan bakar.

Hampir seluruh kendaraan roda empat saat ini telah menggunakan transmisi otomatis 6 percepatan. Begitu pula dengan Xpander Limited sehingga kamu tidak perlu lagi khawatir dengan mobil boros saat digunakan.
Lantas, berapa harga Mitsubishi Xpander Limited yang pantas untuk kendaraan mewah ini? Mengacu pada harga On the Road di wilayah Jabodetabek, Xpander Limited dipasarkan dengan harga Rp 276.600.000 untuk transmisi manual dan otomatis.

mitsubishi-xpander-limited
Mitsubishi-Xpander-Limited

Ardan kok tau banget dengan mobil ini? 🙄 Iya dong.

Soalnya, Jumat kemarin (3/4) saya berkesempatan untuk main di Booth Mitsubishi di Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 bersama 50 bloger lainnya dalam acara Mitsubishi Blogger Invasion.

Kesempatan ini pun saya manfaatkan untuk meraba tiap jengkal Xpander Limited. Bukan hanya itu, saya juga ikut dalam permainan Pinter Bener di pojok Booth Mitsubishi dan berhasil mendapatkan nilai 100. Mantap kan? Ya iyalah, namanya juga mobil milenial. He.. He..

Kunjungan ini pun menjadi salah satu pengalaman paling berharga bagi saya melihat bagaimana Mitsubishi mempersembahkan kendaraan roda empat bagi para pelanggannya dan masyarakat Indonesia secara umum.

mitsubishi-xpander-limited

Mitsubishi-Xpander-Limited

Selain menggerayangi mobil, kami juga diajari cara agar milenial seperti saya yang pendapatan per bulannya kurang dari 8 juta per bulan, ngontrak, dan telah berkeluarga bisa punya mobil. Ada Farah Dini Novita salah seorang Financial Planner atau Minjou dari Jouska yang berbagi pengetahuan.

Kalau kamu belum tau Joska, segera follow di Instagram!

Hemat Bukan Berarti Pelit

Kalimat itu menohok saya. Jadi, Farah menjelaskan 3 hal pentingyang perlu dipersiapkan sebelum beli mobil:
  1. Siapkan dana Down Payment (DP) terlebih dahulu jika ingin cicil. Pastikan kamu tidak mengambil dari biaya hidup sehari-hari.
  2. Cicilan tidak boleh lebih dari 30% total penghasilan agar kamu bisa tetap menabung dan tidak mengganggu cash flow.
  3. Siapkan juga dana Butterfly Effect berupa dana pembayaran pajak, servis mobil, bahan bakar, modifikasi, dan lain-lainnya.
Mitsubishi-Xpander-Limited

Yang pasti, menurut Farah—selalu jawab pertanyaan, “Butuh atau tidak?” terlebih dahulu sebelum membeli sesuatu.
Jadi, jika tabungan saya telah mencukupi untuk memiliki mobil dalam waktu dekat ini, maka saya pun sudah tau mobil apa yang cocok untuk menemani keseharian saya dan keluarga.
***

Menjelajahi NESCAFÉ Mashup World, Mencicipi NESCAFÉ Lively Yuzu & Cool Coconut

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut


“Talent wins games, but teamwork and intelligence win championships,” Michael Jordan.

Kamu tentu tidak asing dengan nama pemain basket yang satu ini. Di Amerika Serikat dia adalah legenda yang dielu-elukan, di dunia olahraga dia didongeng-dongengkan.

Kisah hidupnya yang menyentuh dan permainannya yang menghipnotis membuatnya sulit untuk dilupakan.

Selama berkarir di lapangan basket sejak 1984 dan sebelumnya akhirnya memutuskan pensiun pada 2003, Michael Jeffrey Jordan telah mengoleksi 6 gelar juara Championship NBA, 5 trofi MVP, 12 All-Star Game, dan masih banyak lagi trofi.
Lantas, apa yang membuatnya bisa menjadi kampiun? Kerja keras dan kolaborasi.
Untuk yang terakhir ini, ingatan saya melayang ke salah satu sudut parkir Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat.
***

NESCAFÉ Mashup World

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Langit tampak gelap saat saya dan beberapa blogger tiba di mall pertama di Indonesia ini. Berada tak jauh dar trotoar jalan raya, ada sebuah bangunan non permanen berbentuk trapesium dari tampak samping.

Adalah NESCAFÉ yang menggelar bangunan bercorak biru dan kuning ini dengan mengusung konsep Mashup World.
Jika dahulu konsep yang didengung-dengungkan adalah melulu tentang kemandirian, kedaulatan, dan kesatuan, maka beberapa tahun belakangan ini kolaborasi menjadi kata yang memonopoli. Dalam banyak hal, kolaborasi tak bisa ditawar.

Tanpa kolaborasi, kita bukan apa-apa.

Konsep ini pun sejalan dengan NESCAFÉ Mashup World; perpaduan antara dua dunia yang berbeda sehingga mampu menghasilkan suatu karya yang menarik, seru, dan penuh kejutan.
NESCAFÉ Mashup World yang digaungkan oleh NESCAFÉ ini kemudian menjelma ke dalam dua produk kopi menarik, yakni Coffee dan Lively Yuzu serta Coffee dan Cool Coconut.

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut
Bayangkan, jika selama ini kita hanya akrab dengan campuran kopi dan susu, maka NESCAFÉ saat ini punya kopi dengan campuran yuzu (buah kecil menyerupai jeruk mandarin) serta kopi dengan campuran kelapa.

Kebayang gak tuh segarnya? 🤤

Demi mendukung kehadiran kedua produk kopi terbaru ini, NESCAFÉ pun membuat NESCAFÉ Mashup World agar kamu bisa #CobainSerunyaDuniaBaru.

Oiya, perhatikan peta di atas baik-baik agar kamu tidak kesasar dan bisa menentukan pilihan area yang akan dimasuki dengan cepat.

NESCAFÉ Cool Coconut

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Kita tentu sepakat jika memilih satu di antara dua itu tidak akan pernah mudah. Iya kan? 🤔

Memasuki NESCAFÉ Mashup World kamu akan dihadapkan pada kenyataan ini. Memilih Lively atau Cool. Saran saya, ikut suasana hati.

Pilihan saya jatuh pada area Cool terlebih dahulu. Alasannya sederhana saja; saya suka warna biru.

Jika sedang merasa keren, dan nyaman, tak ada salahnya jika memasuki area Cool terlebih dahulu. Sementara jika perasaanmu sedang bahagia dan menggebu-gebu, maka Lively jadi pilihan.

Eh, atau jika kamu bingung hendak pilih yang mana sementara antrian sudah mengular dan sesak, segeralah memasuki ruangannya secara acak.

Tak usah kelamaan mikir karena di dalamnya ada berbagai hal seru yang bisa kamu saksikan dan lakukan.

Di area Cool misalnya, ada pojok foto yang Instagramable dengan konsep Beach Summer. Bayangkan, kamu bisa punya foto ala-ala pantai di tengah pusat Kota Jakarta. Menarik, kan?

Area ini sebenarnya punya tiga konsep: NESCAFÉ Beach, Kopi x Coconut, dan Mashup Motion ✨

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Ada sebuah pojok yang menampilkan karya kolaborasi antara Kallula dan Ardy Arsyudio. Bagi yang belum tahu, Kallula adalah seorang penyanyi cantik, muda, dan berbakat dari grup band bernama Kimokal.

Pada 2018 kemarin, Kallula dan bandnya manggung di SXSW Music Festival di Austin, Texas, Amerika Serikat. Sementara Ardy adalah seorang komikus, animator, dan juga ilustrator yang aktif berkarya di dunia digital.

Musik dan visual mereka hadir dalam bentuk Mapping Wall Spot.

NESCAFÉ Lively Yuzu

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Setelah puas menjajal area Cool, saya berpindah ke Lively. Kesan pertama saat menginjakkan kaki di Lively adalah Lovely!

Iya, warna kuningnya cantik sekali kayak kamu.

Area ini terbagi ke dalam tiga konsep: Yuzu Dunk, Kopi x Yuzu, dan Silent Disco ✨

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Di pojok Yuzu Dunk, kamu akan berkesempatan untuk menyaksikan karya kolaborasi antara Naufal Abshar dengan Skynny Indonesia (kakak beradik Andovi da Lopez dan Jovial da Lopez).

Yo.. So wassap gaes? Apa kabs?

Naufal Abshar seorang pelukis yang dikenal dengan karyanya yang warna-warni dan penuh humor, sedangkan Skynny Indonesia merupakan Youtuber yang punya kecintaan besar pada permainan bola basket.
Karya yang mereka hasilkan di NESCAFÉ Mashup World pun menjadi favorit saya 💕
Oiya, yang paling menarik perhatian adalah gantungan berbentuk kopi dan yuzu dalam jumlah yang banyak di langit-langit NESCAFÉ Mashup World.

Kamu bisa berfoto sebebasnya di area ini.

Di sebelahnya Kopi x Yuzu ada Silent Disco. Pada pojoknya terdapat kacamata dengan nyala warna-warni lengkap dengan earphone dengan musik yang menghentak. Silent Disco ini seolah akan membawa kamu terbang dan berada di situasi yang memicu gelora semangat. Duh!

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Sebelum meninggalkan NESCAFÉ Mashup World, jangan lupa untuk menjajal Mashup Room. Di sini, lagi-lagi kamu harus memilih. Mau memainkan Cool Coconut atau Lively Yuzu. Ada game board digital yang bisa dimainkan, namanya Mashup Game.

Syaratnya kamu harus menekan sebanyak mungkin Coconut atau Yuzu pada layar. Mereka yang menekan sebanyak mungkin kedua campuran kopi NESCAFÉ ini akan mendapatkan nilai tertinggi. Eits, tes ketangkasan ini hanya memberi waktu kepada para pemainnya selama 15 detik.

Yang menang berhak mendapatkan Gift Box dan Shopping Voucher sebesar ratusan ribu rupiah setiap harinya. Mantap gak tuh? 😎

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Jika bermain di Mashup Game Cool, maka di akhir permainan kamu akan mendapatkan NESCAFÉ Cool Coconut. Sementara jika kamu mencoba Mashup Game Lively, kamu pun bisa mencicipi segarnya NESCAFÉ Lively Yuzu.

Akhirnya, NESCAFÉ Mashup World seluas kurang lebih 200 meter persegi ini memberikan sebuah pengalaman baru kepada saya tentang rasa dan visual.

Kamu bisa merasakan sensasi perpaduan kopi dengan kesegaran yuzu dan kelapa. Dan tentu saja, serunya karya kolaborasi dari 5 anak muda bertalenta tadi.

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Sensasi kesegaran NESCAFÉ Lively Yuzu & NESCAFÉ Cool Coconut pun sangat pas untuk para pencinta kopi atau bagi mereka yang senang mencicipi rasa baru dari sebuah minuman.

Keduanya dapat kamu temukan di supermarket atau minimarket terdekat dari tempatmu.

Nescafe-Lively-Yuzu-Cool-Coconut

Sementara NESCAFÉ Mashup World dapat dikunjungi secara gratis mulai tanggal 31 Maret hingga 7 April 2019. Oiya, hari Senin sampai Sabtu tempat ini buka pukul 11.00 – 22.00 WIB. Trus hari Minggu buka mulai pukul 08.00 – 21.00 WIB.

Tenang saja, masuknya gratis kok. Jadi, tunggu apa lagi? 😎

***

Begitulah, Michael Jordan menjadi legenda karena kerja keras dan kolaborasinya bermain dengan tim. Satu hal lagi, sepanjang usia mudanya dia selalu berpikiran positif untuk menyajikan permainan-permainan terbaik.

Semangat kolaborasi yang positif pun dapat kamu mulai dari perasaan yang muncul setelah menjelajahi NESCAFÉ Mashup World. Siap #CobainSerunyaDuniaBaru? 🔥

NESCAFÉ MASHUP WORLD

Lokasi: Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat
Mulai tanggal 31 Maret 2019 – 7 April 2019

Jam Buka:
Senin – Sabtu: Pukul 11.00 – 22.00 WIB
Minggu: Pukul 08.00 – 21.00 WIB

Kiat Sukses Riang Gembira di Trans Studio Bandung

trans-studio-bandung

“Terkadang hal-hal kecil di depanmu, hal-hal yang tak signifikan sebetulnya, akan mengingatkanmu pada rentetan kejadian masa lalu yang—dengan cara yang kerap berbelit-belit, seolah menjelaskan keadaanmu saat ini,” Teddy W Kusuma & Maesy Ang.

*

“Siapkan perlengkapan, baju formal, pakai sepatu, kita berangkat jam 10 besok pagi.” ujar Pak Gaffar.

“Yang ikut siapa saja pak?” saya penasaran.

“Pengurus inti OSIS dan ketua-ketua organisasi. Sampaikan ke yang lain.”
“Siap, pak. Makasih,”
Percakapan ini sebenarnya terjadi sekira akhir 2008. Waktu itu Trans Studio Makassar akan mengadakan soft lauching bersamaan dengan acara buka puasa bersama. Saya, 15 orang teman, dan 3 orang guru menghadiri kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan tersebut.
Saya tinggal di Kabupaten Wajo di mana jaraknya dari Kota Makassar menghabiskan 5-6 jam perjalanan. Rombongan tiba tepat saat adzan ashar berkumandang.
11 tahun sesudahnya, saya tiba di Trans Studio Bandung.

trans-studio-bandung

Perasaan yang saya rasakan saat kali pertama menginjakkan kaki di Trans Studio Bandung, lebih dari apa yang rasakan saat tiba di Trans Studio Makassar; pangling dan terkagum-kagum!
Pangling karena lokasinya berasa dua kali lebih besar dari yang di Makassar dan terkagum-kagum oleh beragam wahana, lampu berkilauan, dan segala sudut yang Instagramable.

Oiya, jika bukan BloggerDay 2019 dari BloggerCrony, saya mungkin tidak akan tiba di Trans Studio Bandung pada 2 Maret 2019 kemarin. Adanya 99 orang blogger lain dari berbagai daerah di Pulau Jawa membuat kegiatan ini sungguh sangat meriah.

wahana-trans-studio-bandung

Kemeriahan ini pun menjadi bukti bahwa Trans Studio Bandung berhasil menyempurnakan perasaan kami yang riang gembira. Nah, saya akan membagikan beberapa kiat untuk merasakan perasaan serupa di Trans Studio Bandung sehingga hal ini bisa menjadi alasan kamu untuk berkunjung.

Ketika memasuki jalan utama tempat wisata terpopuler di Bandung ini, maka kamu akan tiba di pertigaan. Di hadapanmu terdapat Vertigo dan di sebelah kanannya ada Giant Swing. Keduanya merupakan bagian dari 11 wahana yang ada di Studio Central.

wahana-trans-studio-bandung

Baik Vertigo dan Giant Swing pun bisa kamu jadikan pemanasan sebelum menjajal wahana Trans Studio Bandung lainnya. Meskipun saya tidak mencobanya, rasanya jangan ditanya. Beberapa teman yang menjajalnya tertawa sumringah sesudahnya.

Eh tapi, saya sempat mencoba Transcar Racing! Berasa mengendarai mobil F1 😆

Kalau bermain di Studio Central dirasa kurang menggembirakan, maka cobalah untuk berkeliling di Lost City.

Ada 4 wahana di area ini yang jika diperhatikan dengan saksama, masing-masing sebenarnya mengusung konsep hutan Amazon.

Sebagai contoh, Jelajah yang dijajal oleh teman saya, blogger asal Depok, membuat badannya lembab. Iya, perahu yang ditumpanginya meluncur terjal di air terjun sehingga percikannya membasahi setengah badannya.

wahana-trans-studio-bandung

Berbeda dengan kapal yang saya tumpangi di Sky Pirates; melayang dan berputar-putar di langit area Lost City.

Hasilnya, kamu akan bisa melihat setengah dari indoor theme park terbesar di dunia ini serta kerumunan orang-orang dari atas. Menarik bukan? 😎

Tak perlu berjalan jauh dari Lost City, kamu akan dengan mudah menemukan zona yang berhasil membuat bulu kuduk saya berdiri untuk waktu yang lama.

Dari 6 wahana yang ada di Magic Corner, saya hanya mencoba satu yakni Dunia Lain.

wahana-trans-studio-bandung

Gengs, saya tahu kalau Giant Swing di Studio Central mampu membuat penumpangnya merasakan jantung copot. Namun di Dunia Lain, kamu akan dibuat menahan napas untuk waktu yang lama karena aroma mistis yang disajikan.

Saya bahkan dua kali bolak-balik gerbangnya sebelum memutuskan untuk masuk.

Iya, di awal, saya hanya berdua. Nyali saya tidak cukup kuat sehingga harus ngacir. Barulah ketika empat orang berkumpul di gerbang Dunia Lain baru bisa memberanikan diri.

Bagi kamu yang senang uji nyali, maka Dunia Lain wajib masuk daftar kunjungan kamu di Trans Studio Bandung. Di dalamnya ada beragam tema horor yang ditawarkan mulai dari kamar nona-nona Belanda hingga bangsal rumah sakit.

Tepat pukul 4 sore sesudah menjajal setiap area, saya dan beberapa teman bersolonjor di emper jalan utama yang telah dijaga oleh tim pengamanan. Tak lama suara pengumuman bergaung menandakan sebuah parade akan sebentar lagi dimulai.

Benar saja, parade yang disebut-sebut sebagai parade cahaya terbesar di Indonesia ini melintas. Beragam penampil dengan karakter hewan-hewan lucu menyala di tengah remang-remang Trans Studio Bandung.

Sebut saja Monica si kucing cantik, Monty seekor kuda nil yang hobi makan, dan Maung sang harimau pemimpin Zoo Crew berhasil menyita perhatian semua orang; termasuk anak-anak yang melompat kegirangan melihat parade ini.

wahana-trans-studio-bandung

Yang paling menarik perhatian saya adalah Unicorn! Trans Studio Bandung punya Unicorn, gengs. Sayangnya, tidak onlen-onlen 😆

Oiya, The Magical Parade of Zoo Crew ini dapat kamu nikmati setiap hari. Tidak hanya itu, ada juga parade lainnya seperti Repertioire of Love, It’s Magic, dan Special Effects Action yang akan membuatmu riang bukan main selama di Trans Studio Bandung.

wahana-trans-studio-bandung

Sayangnya, kami masuk ke Trans Studio Bandung sesaat setelah menuntaskan makan siang dan ngopi-ngopi cantik terlebih dahulu. Padahal jika datang di pagi hari, kami akan berkesempatan untuk menyaksikan Opening Dance yang dibawakan oleh suluruh karyawan Trans Studio Bandung.

Tuh kan, jadi penasaran 😑

Eh tapi, kalau kamu mau ke sana, manfaatkan saja promo Trans Studio Bandung yang tersedia di situsnya. Serius!

Trans Studio Bandung
Jalan Gatot Subroto 289, Bandung, Jawa Barat, 40273
Hotel Front Desk 62-22-86012555
Email infotsb@parabandung.com

Tapi, jangan khawatir.

Untuk membuat aktivitasmu di Trans Studio Bandung paripurna, kamu boleh menginap di Crowne Plaza Bandung. Ada beberapa alasan untuk ini, tapi saya sarankan agar kamu mengambil kopi terlebih dahulu serta beberapa camilan.

Sudah?

alun-alun-kota-bandung

Jadi begini, sudah bukan rahasia lagi jika salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia adalah Bandung. Tahu penulisnya Dilan kan?

Surayah sempat menggambarkan Bandung ke dalam sebuah kalimat yang kemudian dijadikan sebagai salah satu tempat paling Instagramable di Bandung.

Mengunjungi Bandung tidak akan lengkap jika kamu tidak menyusuri Jalan Braga yang romantis, leha-leha di alun-alun kota di Jalan Asia Afrika, serta taman-taman cantik di Jalan Merdeka.

crowne-plaza-bandung

Nah, daerah-daerah yang memadukan sejarah, hiburan, kuliner, dan kehidupan malam ini dapat kamu jangkau hanya dengan jalan kaki jika bermalam di Crowne Plaza Bandung.

Soalnya, hotel bintang lima ini memang dirancang untuk memanjakan para pejalan dengan menyediakan 270 kamar.

Namun jika malas kemana-mana dan hanya ingin staycation di Bandung, tidak ada salahnya untuk mencoba beraga fasilitas hotel mulai dari kolam renang, pusat kebugaran 24 jam, Spa Uluwatu Bali, hingga Kids Club untuk buah hati.

crowne-plaza-bandung

crowne-plaza-bandung

Favorit saya sih Mountain View Poolside Bar; duduk-duduk sambil mengopi dengan pemandangan gunung dan hamparan langit biru.

Untuk kamu yang berencana menggelar kegiatan-kegiatan khusus, seperti pameran, gala dinner, hingga resepsi pernikahan, Crowne Plaza Bandung juga ruangan-ruangan komprehensif. Saya dan 99 blogger lainnya bahkan menghabiskan waktu seharian di Lembong Meeting Room.

crowne-plaza-bandung

Akses dan kecepatan wifi Crowne Plaza Bandung jangan ditanya karena di seluruh tempat saya bisa dengan lancarnya mengunggah foto-foto dan video di media sosial tanpa harus menunggu lama. Dan itu bersamaan dengan 99 blogger lainnya loh, 99!

Crowne Plaza Bandung
Jalan Lembong No 19, Bandung, Jawa Barat, 40111
Hotel Front Desk 62-22-30002500
Email rsvn.bdocp@ihg.com

Eh, kamu mungkin bertanya-tanya. Seharian di Lembong Meeting Room bikin apa? 🤔

Meski saya dan 99 blogger telah menghabiskan waktu dengan riang gembira di Trans Studio Bandung, bukan berarti kami telah terbebas dari utang tetangga, kredit mobil, cicilan rumah, pembayaran asuransi, dan berbagai pemicu stres lainnya 😅

lineation-bandung

Hal-hal tersebut bisa jadi alasan kenapa BloggerCrony mengadakan Workshop Stress Management yang dibawakan oleh dr. David Budi Wartono dari Lineation Centre.

Beberapa bulan belakangan ini saya mengadakan penelitian terhadap tubuh saya sendiri.

Sebagai seorang pekerja penuh waktu, saya kerap kali merasakan tubuh saya mengalami sesuatu yang aneh ketika menjelang deadline kerjaan.

Keanehan ini biasanya ditandai dengan demam dan degup jantung yang kencang. Ketika tugas selesai, barulah semuanya hilang. Belakangan saya mengetahui jika situasi inilah yang disebut sebagai stres yang tidak dikelola.

lineation-bandung

Beruntung, Lineation Centre sebagai One Stop Aesthetic & Health Care terlengkap di Jawa Barat mempunyai solusinya. Berdiri sejak 2017, klinik ini memiliki beragam jenis layanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Beberapa di antaranya yakni layanan kesehatan umum, kecantikan, ibu dan anak, hingga layanan salon serta layanan stress management tersedia di klinik terlengkap di Jawa Barat ini.

lineation-bandung

Pasalnya setiap orang tidak hanya butuh untuk memperelok dirinya dari luar, tapi juga dari dalam. Jika tidak, maka tubuh akan mengalami ketidakseimbangan dan bisa berdampak negatif. Iya kan? 😕

Saya sepakat dengan slogan yang diusung Lineation yakni Happy, Healthy, Beauty.

Lineation Centre
Jalan Lemah Nendeut No 10, Bandung, Jawa Barat, 40164
Hotel Front Desk 62-22-2010593
Email me@lineation.id
oleh-oleh-bandung

Mengakhiri kegiatan BloggerDay 2019, para pengurus komunitas dan pengurus harian Bloggercrony Network membagi-bagikan dua dus berisi Bolu Susu Lembang kepada setiap blogger atau disebut juga sebagai BCC Squad.

Lembutnya bolu susu ini menyukseskan perasaan hati yang riang gembira selama dari  Trans Studio dan Crowne Plaza sehingga saya pun mau tidak mau harus berdiri di pojokan dan menjadi melankolis.

oleh-oleh-bandung

Oiya, Bloggerday 2019 di Bandung 2-3 Maret 2019 didukung oleh Bolu Susu Lembang, Blue Bird dan Big Bird, Raka FM dan Sonora FM, AHRA Reflexology by Nest, BloggerPreneur Bloggercrony Community, Blogger Bandung, Endeus TV dan tentu saja BCC Squad bersama para pengurus komunitas Bloggercrony Network (BCN) dan BCN Executive (pengurus harian BCC)✨

Looks like everyone loves Bloggercrony, right?


Bukannya apa, BCC Squad yang terdiri dari 100 blogger ini harus mengakhiri kebersamaannya. Setiap dari kami akan kembali menjalani kehidupan masing-masing sebagai seorang blogger dan menghasilkan konten-konten yang bermanfaat dan syukur-syukur mampu menginspirasi banyak orang.

Lantas, bagaimana dengan kesan buat BloggerDay 2019? Intinya, tahun depan harus ada lagi—di Bali!

***

#TibaTibaSuddenly Bersama Efek Rumah Kaca Tiba-tiba Nostalgia

Konser Efek Rumah Kaca
Pukul 1 dini hari. Jalanan benar-benar senyap, lampu jalan mengerjap-ngerjap.

Butuh waktu lama untuk melihat kendaraan melintas, itupun hanya sepeda motor RX King dengan kecepatan tinggi seolah berburu dengan pagi.
Seekor anjing dengan gagah menggonggong. Yang lain bermalas-malasan sesekali menguap.
Saya dan tiga orang teman kebingungan di malam yang mendingin. Kami berempat hanya menggunakan selembar baju kaos dengan bawahan celana pendek.
Konser Efek Rumah Kaca

Kami baru saja pulang dari menonton festival band di terminal. Sebuah kota yang luasnya hanya kurang lebih 38 km2 belum punya infrastruktur memadai untuk menampung pagelaran musik.
Jadilah terminal kota disulap menjadi gelanggang pentas.
Di trotoar tepat di depan sebuah rumah tua kami duduk menunggu teman yang hendak datang menjemput.
Pukul 1 dini hari, di sebuah kota kecil; mustahil untuk menemukan kendaraan umum.

Konser Efek Rumah Kaca

Konser Efek Rumah Kaca

Kejadian tersebut sebenarnya adalah ingatan saat masih berusia sembilan atau sepuluh tahun. Saya lupa persisnya.
Yang jelas, saya masih duduk di bangku sekolah dasar.
Saya tumbuh dan besar di sebuah kota bernama Sengkang. Di lorong kompleks perumahan tempat tinggal saya terdapat salah satu studio musik terbesar di masa itu. Hanya terpisah dua rumah.
Dari studio musik tersebut lahirlah sebuah band beranggotakan lima orang yang aktif mengikuti festival.
Di masa-masa itu festival musik tengah jadi tren. Kota-kota kecil lainnya segera secara bergantian mengadakan festival serupa.
Konser Efek Rumah Kaca

Tidak ketinggalan, perusahaan rokok mengambil celah dengan mengadakan festival musik se-Sulawesi Selatan di mana para terbaik dari berbagai daerah diadu di Makassar; ibu kota provinsi.
Begitulah kira-kira ingatan saya tentang pagelaran musik yang pertama kali saya datangi.

Konser

#TibaTibaSuddenlyRekaman

Delapan belas tahun kemudian, berjarak 1.781 kilometer dari Sengkang saya kembali mengunjungi acara musik tepatnya di Ballroom Kuningan City, Jakarta Selatan.

Dalam rentan delapan belas tahun ini kedatangan saya ke kegiatan serupa boleh dihitung dengan jari. Kenapa?

Saya sebenarnya tidak paham musik. Saya mendengarkan musik hanya ketika dia mempunyai lirik-lirik bagus dan Efek Rumah Kaca (ERK) menawarkan hal ini.

Keadaan inilah yang kemudian memicu saya untuk membeli tiket dan mendatangi ERK bertajuk #TibaTibaSuddenlyRekaman.

Konser Efek Rumah Kaca

Konser Efek Rumah Kaca

ERK yang telah aktif bermusik sejak 2001 ini memang kerap kali manggung. Namun untuk konser tunggal, mereka baru mengadakannya dua kali dengan tema #TibaTibaSuddenlyKonser.
Seperti namanya, konsepnya memang dibuat tiba-tiba. Tiket dijual dalam jumlah dan waktu terbatas. Terakhir kali mereka mengadakan hajatan ini pada pertengahan 2017.
Butuh waktu dua tahun bagi ERK untuk kembali tiba-tiba konser.
Di awal 2019, tepatnya di minggu ketiga Januari, saya menemukan kabar di Instagram tentang konser tunggal ERK berikutnya. Berbeda dari sebelumnya, konser tiba-tiba berikutnya ini adalah #TibaTibaSuddenlyRekaman. Nah loh?
Konser Efek Rumah Kaca
Iya, #TibaTibaSuddenlyRekaman memang mengusung konsep rekaman di mana para penonton yang hadir akan diajak untuk karaokean lalu suara-suara itu kemudian direkam. Dari data yang diumumkan oleh Cholil malam itu bahwa kurang lebih 3500 orang memenuhi ruangan Kuningan City.
Tiket yang dijual di Kios Ojo Keos dan Ruru Shop mungkin tidak seberapa, tapi yang membeli tiket di lokasi konser berkali lipat jumlah. Seorang teman menghabiskan dua jam untuk mengantri, saya sendiri lebih dari sejam.
Penggemar ERK luar biasa banyaknya; perempuan laki-laki, tua muda lebur di Ballroom Kuningan City malam itu.
Orang-orang yang diajak untuk memandu #TibaTibaSuddenlyRekaman pun membuat suasana jadi meluap-luap. Ada lebih dari 15 pemandu; mulai dari Najwa Shihab hingga Fluxcup, dari Kunto Aji ke Mondo Gascaro, serta Vicent dan Desta dengan pembawa acara Adjis Doa Ibu dan Gombloh. 
Konser Efek Rumah Kaca
Kami memasuki ruangan pada pukul 7 malam dan keluar pada pukul 12 dini hari. Lebih dari 5 jam penonton berdiri dan bernyanyi lagu-lagu ERK dari berbagai album.
Ketika para pemandu telah tampil, barulah ERK yang mengambil alih panggung. Penonton meminta duduk, Cholil tampak ragu karena ruangan yang sesak.
“Setelah tadi bernyanyi 13 lagu, izinkan kami yang selanjutnya menghibur teman-teman,” Cholil menembang.
Sukses membawakan tiga lagu. Cholil menutup #TibaTibaSuddenlyRekaman.
Di luar hujan baru saja turun. Saya dan tiga orang teman lainnya memilih melewati jalanan samping Kuningan City untuk mencari penjual minum. Di ruangan kami kehausan.
Pukul 1 dini hari, di Kuningan hujan turun. Kami melipir ke warteg menikmati makan malam yang terlambat. Setelahnya, menggunakan angkutan daring, masing-masing dari kami pamit.
Jikalau ada konser yang wajib untuk diingat, maka #TibaTibaSuddenlyRekaman inilah salah satunya.

***

Catatan Najwa di #TibaTibaSuddenlyRekaman

Untuk Indonesiaku hari-hari ini. Betapa perbedaan-perbedaan kita sedang diuji. Merasakan mendahului yang nyata. Agama ditumpah, difitnah, dan pemecah belah. Benarkah sedemikan susut alasan untuk kita merayakan makna keragaman?
Padahal kitorang basudara Kita sudah sama-sama melewati badai sejarah. Sejak kapan agama menjadi alasan mengoyak-ngoyak persatuan dan kemanusiaan? Jangan cerai berai karena berbeda sebab perbedaan justru kekayaan kita.
Kenanglah Chairil Anwar berkata, kami sudah beri kami punya jiwa,  tapi kerja belum usai belum lagi apa-apa. Tulang belulang pejuang berserakan, tak lagi berkata kini kita yang berkata.
Dengarlah Bung Hatta berbicara. Hanya ada satu negara yang menjadi negaraku. Negara itu tumbuh karena satu perbuatan, dan itu perbuatanku.
***

Amunisi Kreasi dari Narasi

narasi tv

Saya sebenarnya kecewa. Sesudah Narasi mengunggah pengumuman peserta yang lolos Narasi Content Workshop 2019, saya langsung mengecek email, namun tidak mendapatkan apa-apa.

Padahal di postingan Instagram tersebut terdapat pemberitahuan agar segera mengecek email untuk konfirmasi kedatangan.

Terima kasih juga untuk para peserta yang belum terpilih, tetap terus berkarya.

Jam kantor masih enam jam lagi, tapi saya sudah tidak lagi bersemangat untuk kerja.
Keesokan siangnya, saya dibuat girang dengan pesan Whatsapp yang menyatakan bahwa saya lulus Narasi Content Workshop 2019.
Malamnya, saya pun mendapat email resmi perihal kelulusan ini lengkap dengan jadwal acara.

Saya mengumpulkan amunisi-amunisi yang dihamburkan selama acara berlangsung untuk menjadi pengingat dan pembeda konten-konten yang barangkali kelak akan kamu produksi di tengah tsunami konten.

Baca juga: 5 Nasihat Content Creator

Kenapa Konten Butuh Jurnalistik?

narasi tv

Pertanyaan ini disodorkan oleh Imam Wahyudi, salah seorang anggota Dewan Pers Indonesia dalam kelas pembuka pelatihan yang berlangsung dari 26 -27 Januari ini.

Laki-laki paruh baya ini tampil enerjik selama berbagi materi. Menurutnya, media internet merupakan media paling berpengaruh dibandingkan dengan media-media lainnya.

Internet bak mukjizat yang mampu membuat siapa saja menjadi siapa pun. Sementara jurnalistik hadir sebagai pembeli nilai.

Langkah pertama untuk menjadi konten kreator adalah dengan mengusung nilai-nilai jurnalistik di dalamnya.

Pasalnya, ada delapan nilai yang dianut oleh ilmu jurnalistik yang mampu membuat sebuah konten lebih berfaedah.

narasi tv

Saya kepikiran.

Ketika semua hal-hal di atas telah dianut dan dilakukan secara konsisten untuk semua konten sementara konten tersebut tidak menjangkau dan berpengaruh kepada masyarakat, apa yang harus dilakukan sebagai konten kreator?

Untuk pertanyaan ini, ilmu jurnalistik juga punya jawabannya. Hal ini pula yang barangkali dianut oleh semua media cetak dan elektronik selama ini.
Ada baiknya jika membuat konten-konten yang menyentuh hal-hal dasar seperti keamanan, keuangan, kenyamanan, untuk membantu audiens menentukan sebuah pilihan, serta konten yang luar biasa.
Hal terakhir bisa saja menjadi sulit. Butuh kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri sehingga mampu menjadi atas rata-rata.

Perbedaan Manusia dan Monyet

narasi tv

Trivet membuka sesinya dengan menanyakan perbedaan manusia dan monyet.

Beruntung, saya telah menghabiskan separuh dari Sapiens, salah satu karya terpenting dari Yuval Noah Harari.

Di buku tersebut, Yuval memaparkan secara logis sebuah alasan kenapa manusia Homo Sapiens menjadi spesies manusia yang paling bertahan hingga hari ini.

Karena kemampuannya bercerita. Begitu jawaban saya terhadap Trivet yang sebenarnya saya kutip dari Sapiens.

Pada dasarnya, setiap manusia memiliki kemampuan ini. Yang menjadi pembeda adalah keahlian kita dalam melakukannya.

Bagi banyak brand, khususnya Apple dan Samsung, mereka menggunakan salah satu cara bercerita yakni Golden Cyrcle.

Jika Apple menerapkan Why-How-What untuk mengenalkan produknya, maka Samsung memulai proses berceritanya dengan What-How-Why.

Selanjutnya, kenapa sebuah cerita membekas?

Menurut Founder Proud Project ini, kuncinya adalah Concrete, Unexpected, Emotional, and Simple (CUES).

Sebuah cerita akan menarik jika kita menggunakan penggambaran atau simbolisme ke dalamnya, misalnya bahagia itu seperti berak.

Adanya cerita-cerita yang tidak diekspektasikan sebelumnya juga mampu membuat sebuah cerita membekas.

Kamu tentu tahu kalau memasukkan unsur emosi dalam sebuah cerita akan menarik perhatian banyak orang. Jelas, emosi tersebut bisa menjadikan cerita gampang diingat.

Terakhir, cerita-cerita yang sederhana akan menjadikannya manis dan mudah dikenang. Masih ingat saat kamu pertama kali jatuh cinta?

Sederhana dan membekas bukan? 😍

Fotografi adalah Pengetahuan

narasi tv

Pada jadwal acara yang terlampir di email, sesi pertama hari kedua akan dibawakan oleh Rara Sekar dan Ben Laksana dengan judul Shifting Mind-Sets for a Digital Future.

Sepasang suami istri ini melakukannya dengan lebih, hanya menggunakan medium fotografi.

Di era revolusi industri 4.0, masyarakat Indonesia, konon—adalah salah satu masyarakat paling visual di dunia. Pendapat ini ditunjang oleh keberadaan Instagram sebagai aplikasi fotografi.

Hari ini siapa sih yang tidak punya akun Instagram?

narasi tv

Fotografi sebagai medium ibarat sebuah senjata. Pasalnya, satu foto mampu membentuk opini terhadap sesuatu. Itulah kenapa sebuah foto tidak sempurna.

Butuh pemahaman lebih untuk mengetahuinya.

Di lain sisi, fotografi adalah pengetahuan. Untuk memahami satu foto, ada baiknya jika seseorang melihat berbagai perspektif yang ada di sekeliling foto tersebut, seperti ras, gender, hak asasi manusia, kelas masyarakat, dan lain sebagainya.

narasi tv

Hal inilah yang menjadi alasan kenapa setiap konten kreator wajib bertanya, berdiskusi, dan mengonfirmasi serta membandingkan sumber-sumber yang ada.

Seorang konten kreator juga sebaiknya memperluas wawasan dengan teks, narasi foto, film, arsip, observasi, dan partisipasi.

Sesi ini dibawakan dengan sangat menarik.

Ada berbagai foto dan iklan yang dibedah melalui masing-masing sudut pandang peserta Narasi Content Creator Workshop.

Hikayat Pria Pembuat Konten

narasi tv

Adalah TB Putera yang membuat saya melongo dan ketawa-ketawa kecil dalam hati tiada henti selama presentasi.

Mengaku tidak suka yang ribet-ribet, pria yang mengusung potongan-potongan video di dalam karyanya santai saja duduk di kursi.

Sayangnya, tak ada yang benar-benar saya tangkap dari penjelasannya.

Hal ini disebabkan oleh apa yang dipaparkan adalah karya-karyanya yang selama ini dibuat.

Beruntung, di sesi tanya jawab ada beberapa pertanyaan yang menggelitik tentang menggabungkan karakter dan pasar.

TB lebih memilih karakter dan menjadi diri sendiri dalam berkarya. Hal ini terbukti dari karya-karya kolaborasi dengan berbagai brand yang dikerjakannya.

Selain sebagai kreator konten, pria ini juga berprofesi sebagai Creative Group Head di Gojek. Tau Gojek kan?

Baca juga: Go Food Festival, Go Cashless

Pecut Najwa Shihab

narasi tv

Oiya, mengakhiri workshop ini, secara bergantian kami tampil mempresentasikan karya kelompok sebagai hasil workshop.

Kebayang gak sih para pembuat konten dengan berbagai latar belakang medium kekaryaan ini berkolaborasi dalam satu karya?

Biar saya jabarkan satu per satu, Narasi Content Creator Workshop terdiri dari 25 orang. Beberapa di antaranya adalah fotografer, videografer, ilustrator, desainer grafis, youtuber, scripwriter, hingga penulis buku anak.

Tiap-tiap keahlian itu mempunyai spesifikasinya masing-masing, misalnya fotografer dokumenter dan street photographer.

Saya sendiri mendaftarkan diri sebagai Lifestyle Blogger.

Sewaktu kreator konten ini bergantian menjelaskan karya kelompoknya, salah seorang founder Narasi TV tiba-tiba masuk dan melipir ke tempat duduk di pinggir ruangan.

Saya terpana! Ya ampun, mbak Nana 😱

narasi tv

Najwa Shihab menghabiskan sekira 30 menit bercerita tentang awal mula dia menjadi jurnalis dan kali pertama dia diturunkan untuk meliput, salah satu bencana terdahsyat abad ini—gempa bumi dan tsunami Aceh 2004.

Kejadian inilah yang membuat dia berkomitmen untuk menghasilkan karya-karya terbaik dengan menggunakan seluruh inderanya; jurnalisme empati katanya.

Menghasilkan konten terbaik itu mengasah empati, mengolah rasa, menggerakkan orang, dan membawa dampak.

Saya menganga, cerita mbak Nana luar biasa. Perempuan ini nyata adanya.

Iya, selama bertahun-tahun saya menontonnya di layar kaca, memandangnya dari antara.

narasi tv

narasi tv

Terima kasih, Narasi TV untuk amunisinya! Workshop ini menjadi pembuka tahun yang menyenangkan untuk berlayar di badai digital. Terima kasih manteman peserta dan panitia yang sungguh menginspirasi!

***

Jalan Terang Teman Difabel

Ilustrasi oleh Shimon Engel

Kemarin sore, Ade menerima pesan dari seorang teman baiknya yang merasa bahwa hidupnya tidak baik-baik saja.

Di tengah keramaian, dia bisa saja merasa bahagia. Namun ketika sendiri, semuanya berbalik arah.

Sebagai seorang manusia, perasaan-perasaan seperti ini sebenarnya lumrah.
Di lain waktu, teman saya pernah bercerita tentang hal yang pada dasarnya sama dengan apa yang dirasakan oleh teman baik Ade.

Manusia di suatu waktu selalu merasa kekurangan. Nyatanya, mereka hanya tidak mengubah sudut pandangnya.

Kita kerap kali hanya berdiri di sebuah posisi yang itu-itu saja tanpa mau berpindah dan melihat sesuatu dari arah yang berbeda.

Kemarin (27/12) di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) saya diajak untuk melihat hal-hal berbeda dari manusia-manusia lainnya, yakni teman-teman difabel.

Mereka yang seringkali dinomorduakan di masyarakat karena statusnya sebagai kondisi fisik yang kurang sempurna.

Padahal, anggapan ini salah besar.

Jokowi, Presiden Indonesia, mengganti Undang-undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat yang dinilai sudah tidak lagi relevan menjadi Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016.
Disebutkan bahwa, oleh negara, teman-teman difabel diberikan kesempatan, peluang, dan akses untuk menyalurkan berbagai potensi dalam segala aspek penyelenggaraan negara dan masyarakat.
Tidak hanya itu, dibentuk pula sebuah iklim dan wadah pengembangan potensi sehingga mereka mampu tumbuh dan berkembang menjadi individu yang tangguh dan mandiri.
Oiya, ini hanya sebagian kecil dari undang-undang yang membahas tentang penyandang disabilitas.

Kamu bisa Googling untuk lebih lengkapnya 😉

“Tahun 2019 ditargetkan sebanyak 72 ribu orang ikut dalam program diklat 3 in 1 untuk mendorong pertumbuhan industri nasional. Peluang ini dapat dimanfaatkan oleh penyandang disabilitas untuk ikut dalam diklat tersebut,” Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian.

“Terbukanya kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di berbagai sektor, baik formal atau informal, baik sebagai pekerja di perusahaan dan sektor industri, ataupun sebagai pelaku wirausaha pada sektor usaha kecil dan menengah diharapkan meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas,” Agung Gumiwang Kartasasmita, Menteri Sosial. 

Kehadiran saya bersama teman-teman blogger di Kemenperin kemarin adalah untuk menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Sosial. Acara ini tentu saja dihadiri oleh masing-masing menteri, yakni menteri perindustrian Airlangga Hartarto dan menteri sosial Agung Gumiwang Kartasasmita.

Kerja sama ini dilakukan untuk memberikan pelatihan, sertifikasi, sekaligus penempatan kerja bagi teman-teman difabel.

Apa manfaatnya?

Jelas, mereka tidak akan lagi kebingungan ketika akan menyalurkan potensi mereka dalam berkarya. Adanya pelatihan-pelatihan yang diberikan akan menambah keterampilan.

Belum lagi sertifikasi yang diperoleh akan memudahkan mereka dalam mengakses banyak pekerjaan.

Terakhir, dengan adanya penempatan kerja yang difasilitasi oleh kedua kementerian akan menjadi jalan terang bagi teman-teman difabel untuk menjadi tangguh dan mandiri secara ekonomi seperti yang diamanatkan oleh UU No 8 Tahun 2016.
Pasalnya, persoalan kurangnya lapangan kerja pekerjaan bagi teman-teman difabel seringkali dijadikan masalah.

Infografis oleh IndonesiaBaik.id

Laporan dari World Health Organization (WHO) pada 2011 menyebutkan bahwa 80% penyandang disabilitas yang berada di negara berkembang hidup di bawah garis kemiskinan.

Ditambah dengan data dari Kementerian Tenaga Kerja pada 2013 yang mencatat bahwa di antara penyandang disabilitas yang menganggur ada 23,9% yang berstatus sebagai kepala keluarga.
Situasi ini tentu mengkhawatirkan mengingat survei Badan Pusat Statistik tahun 2015 menunjukkan bahwa jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 8,56% dari total populasi atau setara dengan 22 juta jiwa.

Bayangkan ketika mereka tidak diberikan peluang hanya gara-gara perbedaan yang dimiliki.

Faktanya, mereka memiliki keinginan dan kemampuan untuk dapat berkarya.

Hal ini dibuktikan oleh salah satu langkah kecil  hadirnya teman-teman tuna rungu dan tuna wicara ke atas panggung untuk memainkan angklung berlatar lagu-lagu nasional.

Penampilan manteman disabilitas di @Kemenperin_RI #IndustriRamahDisabilitas. Duh, mereka, ga bisa dengar tapi bisa bikin musik merdu ✨ pic.twitter.com/8EXAJTFhS9

— ardan (@jumardanm) December 27, 2018

Menarik bukan?

Satu hal yang membuat saya gatal adalah penggunaan kata difabel dan disabilitas.

Menurut KBBI, difabel adalah penyandang cacat, sedangkan disabilitas diartikan sebagai keadaan (seperti sakit atau cedera) yang merusak atau membatasi kemampuan atau kedaan tidak mampu melakukan hal-hal dengan cara yang biasa.

Saya rasa, penggunaan kata difabel lebih baik daripada disabilitas. Toh, mereka dapat tetap beraktivitas dan berkarya seperti orang-orang pada umumnya.

Seperti yang kalimat Robert M. Henzel, “Know me from my abilities, not my disability.”

Terlepas dari itu semua, apa yang dilakukan negara kepada teman-teman difabel adalah sebuah jalan terang. Setuju?

***

5 Alasan Jatuh Cinta Pada Pucuk Coolinary

pucuk-coolinary

Konon, salah satu pagelaran yang tidak akan pernah sepi adalah festival kuliner. Alasannya sederhana. Semua orang membutuhkan makan dan hampir semua orang suka makan-makan, termasuk saya.

Saya beruntung. Lidah saya hanya tahu 2 kategori makanan; enak dan enak sekali.
Hal ini barangkali disebabkan oleh aturan mama kepada anak-anaknya yang melarang adanya sisa-sisa makanan di piring. Jika ada sisa, maka saya dipaksa menghabiskannya. Oh, belum lagi kejadian semasa pesantren kilat di SMP yang mewajibkan saya menghabiskan sisa-sisa makanan hingga ke kobokan.
Bayangkan, saya pernah meminum air kobokan hingga habis. Syukurnya, saya tidak jijik!
Ah sudahlah, itu masa lalu. Kejadian-kejadian seperti ini akan lebih jika disimpan baik-baik di memori terdalam sahaja.

pucuk-coolinary

Jadi begini, sebenarnya, kemarin (21/12) Pucuk Coolinary Festival telah dibuka. Saya baru datang hari ini (22/12) bersama teman-teman dari Bloggercrony. Rencananya, gelaran ini akan berlangsung hingga tahun depan, 1 Januari 2019 tepatnya.
Saya telah menyusun daftar alasan kenapa saya jatuh cinta pada Pucuk Coolinary Festival. Apa saja? Kuy, cek 5 di antaranya:

Konsep Areanya

pucuk-coolinary

Kebayang gak sih kalau kamu datang ke suatu tempat yang sangat luas dan ramai namun tidak ada petunjuk apa-apa mengenai tempat tersebut?

Saya pernah mengalaminya berkali-kali.

Waktu makan yang terbatas, area yang luas, pengunjung yang ramai, dan kelaparan yang melanda. Hal ini diperparah  dengan tidak adanya petunjuk apapun tentang di sana ada itu, di sini ada ini.
Tenang saja, di Pucuk Coolinary, hal ini tidak akan terjadi.
Lokasi wisata kuliner akhir tahun terbesar di Jakarta ini telah dibagi ke dalam 3 zona, yakni zona manis, zona gurih, dan zona pedas.

Jadi, jika kamu tidak suka pedas, tapi mau yang agak pedas, bisa langsung ke zona gurih.

Dari gerbang, kamu tinggal ambil sebelah kanan. Di sana terdapat gerbang lagi bertuliskan Zona Gurih.

Bagi kamu yang mau manis saja, bisa langsung ke sebelah kiri setelah melewati gerbang. Ada gerbang lagi kok dengan tulisan Zona Manis.

Tapi, kalau kamu cari zona nyaman, itu di luar tanggungan saya, ya! Euh 😏

Ruang Terbuka yang Luas

pucuk-coolinary

Selama merantau ke Jakarta, saya telah mendatangi beragam festival kuliner. Beberapa di antaranya menawarkan makanan-makanan yang enak-enak. Sayangnya, areanya tidak mendukung untuk makan sambil ena’-ena’.

Jika ada yang memungkinkan para pengunjungnya ena’-ena’, tapi pasti makanannya tidak enak. Kalau yang satu ini, boleh dibilang paket komplit (dalam istilah kuliner).

Enak makanannya dapat, ena’ suasananya jangan diragukan.

Saya selalu suka ruang terbuka yang luas di mana kita bisa menatap birunya langit secara langsung.
Bayangkan, saya bekerja selama 8 jam dalam 5 hari di ruangan yang tertutup. Pertukaran udaranya dibantu oleh Air Conditioner (AC).

Sebagai anak dari mama saya, saya merasa ini tidak seru! Dan Pucuk Coolinary ini mewujudkan keseruan itu dengan menata kursi dan meja bertenda payung di tengah area yang luas.

Di sekelilingnya terdapat beragam varian makanan yang telah dibagi-bagi ke dalam zona rasa tadi.

Tenan-tenannya

pucuk-coolinary

Tahu gak sih kalau di tiga zona-zona tadi ada total lebih dari 100 tenan yang siap mengisi perut dan memanjakan lidahmu?

Ga percaya? Silakan dihitung sendiri. Saya mau makan saja 😋

Sebagai seorang penggemar mie-mie-an, saya terpuaskan dengan hadirnya Bakmi Gang Kelinci dan Bakmi GM.

Trus, yang paling membekas di kerongkongan saya hingga saat ini adalah Soto Bogor.

Rasanya gurih, rempahnya berasa, trus dagingnya empuk dan tidak alot. Porsinya juga gede.

Sebagai seorang yang suka makan makanan yang bercampur jeruk nipis dan sambal, Soto Bogor ini menjawab kebutuhan saya sih.

pucuk-coolinary

Oiya, bagi kamu pencinta durian garis keras. Di tengah area Pucuk Coolinary ada tenda raksasa.

Nah, di dalamnya berderet pedagang durian dari berbagai daerah yang duriannya jelas tersohor.

Sekali lagi, tenan-tenan Pucuk Coolinary itu enak tenan!

Sistem Pembayarannya

Pertama, saya mau membuat pengakuan bahwa saya sebenarnya tidak digital-digital amat untuk masalah pembayaran.

Kedua, saya selalu kepikiran tentang 2 ribu perak yang dijadikan biaya admin jika harus top up dompet digital.

Iya,  2 ribu perak itu jika dikalikan 5, maka bisa dapat seporsi ketoprak yang kacangnya meleleh itu di dekat kosan saya. Belum lagi jika dikalikan 15—bisa makan nasi padang kita!
Beruntung, di Pucuk Coolinary ini tidak menggunakan sistem pembayaran digital. Haha. Kamu tinggal bawa uang secukupnya saja. Harga makanannya mulai dari 5 ribu hingga 35 ribu.

Trus, kalau uang kamu habis tapi masih mau nyobain makanan lainnya gimana?

Tinggal ke ATM depan antrian masuk saja.

Duh, Diskon Khusus

pucuk-coolinary

Kamu mau makan-makan di Pucuk Culinary, tapi lagi berhemat untuk liburan akhir tahun? Tenang! Sini saya kasih tahu rahasianya.

Datanglah pada jam 13.00 – 15.00 atau 17.00 – 20.00. Kamu cukup beli 1 paket Teh Pucuk Harum seharga 20 ribu.

Nanti akan dapat 1 lembar voucher dengan potongan harga spesial 10 ribu.

Voucher-voucher ini bisa diakumulasi dan digunakan di semua tenan selama festival makan-makan ini berlangsung. Menarik bukan? 😀
***

Lokasi Pucuk Coolinary

Saya sempat kebingungan untuk mencapai lokasi Pucuk Coolinary. Soalnya, ini kali pertama saya ke JIEXPO Kemayoran. Hehe

Jadi, dari kosan saya naik Transjakarta ke Grogol. Di Grogol transit ke Harmoni. Nah, di Harmoni saya kebingungan.

Di Trafi, aplikasi transportasi Jakarta, menunjukkan 2 pilihan. Pertama, tunggu Transjakarta ke arah Ancol lewat Pasar Baru. Kedua, naik Transjakarta jurusan Kota, di sana naik angkot ke JIEXPO Kemayoran.

Konyolnya, saya memilih opsi kedua.
Turun di Kota. Saya jalan kaki ke Museum Bank Indonesia. Trus, pesan Gojek ke Gedung Pusat Niaga soalnya titik kumpul dengan Bloggercrony di sana.

Di perjalanan, perasaan saya tidak enak. Di Google Maps kok jauh? Tapi, ya sudahlah ya.

Saya tiba tepat pukul 14.00 di gerbang JIEXPO Kemayoran. Pas tanya di satpam, eh, saya ternyata melewati gedungnya. Jadilah saya harus jalan kaki di tengah terik matahari dan gedung-gedung tua.
Oke, ini kesalahan saya.

pucuk-coolinary

Jadi, kalau kamu mau ke Pucuk Coolinary dengan menggunakan Transjakarta, kamu cukup ke Halte Harmoni. Naik yang arah Pasar Baru.

Di Pasar Baru, kamu sebaiknya naik Gojek atau Grab saja ke Gedung Pusat Niaga, Kemayoran.

Ongkosnya, cuma 5 ribuan.
Karena JIEXPO Kemayoran ini luas sekali, maka masuklah dari Pintu 9. Ingat, Pintu 9! Bukan gerbang utama.
Kamu tinggal jalan lurus ke Gedung Pusat Niaga. Nanti jika sudah sampai, tinggal masuk saja.

Ada pintu pemeriksaan di sana dengan satpam yang stand by. Tinggal bilang, “Mau ke Pucuk Coolinary, Pak.”

Masuknya bayar gak?
Nah, ini sebenarnya agak tricky. Pucuk Coolinary ini kebetulan bersamaan dengan kegiatan lainnya yakni Bing Bang Jakarta.

Lokasi festival kuliner ini sendiri berada di dalam Big Bang Jakarta. Sementara kalau kamu mau masuk, harus bayar 25 ribu.

Simpelnya, Pucuk Coolinary ini sebenarnya gratis 😊
Kalau kamu sedang mencari alternatif liburan murah akhir tahun di Jakarta, kenapa tidak ke Pucuk Coolinary saja?

Siapa tahu bisa nemu zona nyaman dan bisa jatuh cinta seperti saya? Iya gak?

***

Gedung Pusat Niaga

Solusi Jitu Mandiri Tunas Finance Jawab Kebutuhan Konsumen

Mandiri Tunas Finance

“Ma, pembayaran mobil yang kemarin sisa berapa bulan ya? Total yang harus dibayarkan berapa lagi ya?
Pertanyaan yang muncul 2 tahun lalu ini kembali mencuat di ingatan saya. Kala itu, pagi kami menjadi repot karena harus membuka lagi lemari brankas tempat penyimpanan berkas-berkas, memeriksa satu per satu dokumen, dan mencari bukti pembayaran cicilan mobil.
Keadaan ini menjadi lama karena dokumen tersebut tercampur dengan banyak berkas lain mulai dari ijazah TK, SD, SMA, Universitas, Akta Kelahiran, dan masih banyak lagi dokumen penting lainnya yang  dimiliki oleh semua penghuni rumah. Ada 5 penghuni rumah yang disatukan berkas-berkas pribadinya ke dalam satu bundel dokumen.
Hanya untuk dua lembar kertas kami sampai harus berpeluh menghambur dan memeriksa satu per satu kertas yang ada di lemari di pagi di mana kami harus beraktivitas. Repot gak tuh? 😒
Mandiri Tunas Finance

Siapa Itu Mandiri Tunas Finance? 

Ingatan tentang pertanyaan tadi tidak meledak begitu saja tanpa sebab. Adalah Mandiri Tunas Finance (MTF) yang menjadi pelatuknya. Di Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2018, tepatnya 4 September 2018, Mandiri Tunas Finance sebagai perusahaan pembiayaan yang didirikan pada 6 Februari 2009 unjuk gigi sebagai bukti nyata apresiasinya mereka terhadap jutaan pelanggannya.
Bisa dibayangkan, perusahaan yang sahamnya dipegang oleh dua BUMN terbesar di Indonesia, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (51%) dan PT Tunas Ridean Tbk (49%) telah bergerak dan terus tumbuh selama 9 tahun dengan 99 kantor cabang MTF yang tersebar di seluruh Indonesia—serta fokus pelayanan pada pembiayaan di sektor otomotif dan multiguna.
Pembiayaan yang diberikan MTF meliputi antar lain, pembiayaan mobil baru, motor besar, kendaraan niaga, alat berat, serta multiguna. Rentang waktu 9 tahun bukan waktu yang singkat untuk melayanimu, cuy! Berat. Nih, biar Mandiri Tunas Finance saja yang terus melayanimu 😎
Mandiri Tunas Finance

Mandiri Tunas Finance punya MTF GO

“Iya pak, jadi selama ini kita kan sering bingung, “Jumlah cicilan saya tinggal berapa sih? Sisa berapa bulan lagi sih sebenarnya?” dengan aplikasi ini bapak tinggal klik-klik, muncul nih semua informasinya,” terang Rini dengan senyum di bibirnya tiap kali mengakhiri kalimatnya.

Baca juga: Go Food Festival, Go Cashless

Beh, masih ingat pertanyaan yang di awal paragraf tadi kan?
Jadi, di era digital saat ini di mana apa-apa serba melalui smartphone dan internet MTF ternyata tidak tinggal diam. Mereka sekarang punya MTF Go, cuy!
Aplikasi ini sebenarnya sudah lama. Cuma baru dioptimasi dengan fitur MTF Aksesku dan disiarkan ke publik melalui momen Hari Pelanggan Nasional 2018 ini. Bukannya apa, MTF Aksesku ini untuk memudahkan pelanggan untuk mendapatkan informasi mengenai MTF, baik tentang produk, rate bunga yang berlaku, harga dan spesifikasi kendaraan, alamat cabang maupun simulasi kredit.
Mandiri Tunas Finance
Mandiri Tunas Finance
Mandiri Tunas Finance
Dengan fitur MTF Aksesku, pelanggan dapat melihat keadaan angusaran pembayaran kredit kendaraan yang sedang berlangsung. Trus, ada berbagai macam menu yang ada di dalam MTF Aksesku antara lain, informasi pembayaran angsuran, menu asuransi perpanjangan STNK, dan pengambilan BPKB.
Begini, kita tuh sering pusing dengan perpanjangan STNK, nah, di MTF Aksesku ini bisa kamu gunakan untuk menyelesaikannya sehingga tidak perlu lagi repot-repot. Nanti kalau sudah selesai, kamu bisa mengambil STNK barumu di kantor Mandiri Tunas Finance terdekat. Caraya? Nih 😁
Mandiri Tunas Finance
Eh tapi, bagaimana kalau belum menjadi pelanggan dari MTF? Tenang saja, kamu tetap bisa mengunduhnya di Play Store dan App Store.
Untuk apa? Ya, untuk mengetahui informasi produk, promo-promo yang sedang berlangsung, serta simulasi kredit pembiayaan kendaraan bermotor. Jadi, tunggu apalagi?
Mandiri Tunas Finance

Mandiri Tunas Finance di Hari Pelanggan Nasional 2018

Saya tersentak ketika menyaksikan video yang menampilkan proses pengantaran mobil yang dilakukan oleh Harjanto Tjitohardjojo, seorang Sales and Distribution Director MTF kepada pelanggan.

Bagaimana bisa seseorang dengan tingkat jabatan Director mau mengantarkan langsung mobil pelanggan?

“Tepat di Hari Pelanggan Nasional, secara serentak jajaran Direksi MTF dan Kepala Cabang di 99 Kantor Cabang MTF turun langsung melayani customer. Selain itu, Direksi MTF juga mengantarkan sendiri mobil yang dipesan hingga ke alamat customer, sekaligus bersilaturahmi dengan customer dan keluarganya,” papar Arya Suprihadi, Direktur Utama Mandiri Tunas Finance.

Dan cuy, tidak hanya itu, ada lagi berbagai macam pelayanan yang diberikan MTF di Harpelnas.

Apa saja? Mari kita runut satu-satu:

  1. Promo Harpelnas DP 9%, gratis coklat untuk pembayaran angsuran di Alfamart.
  2. Bonus Asuransi Personal Accident dengan nilai pertanggungan hingga Rp 100 juta berlaku 1 tahun untuk 4500 polis pertama selama bulan September.
  3. Voucher promo untuk produk Vkool untuk para pelanggan se-Jabodetabek.
  4. Bonus cashback KADOMTF melalui Tokopedia.
  5. Program loyalty MTF berupa Fiestapoin Bank Mandiri untuk setiap aktivitas yang dilakukan selama tenor pembiayaan di MTF.
Mandiri Tunas Finance

Mandiri Tunas Finance
Mandiri Tunas Finance

Jadi begitulah kira-kira daya dan upaya yang dilakukan Mandiri Tunas Finance untuk melayani para pelanggannya.
Bapak Arya Suprihadi menutup bincang-bincang yang diadakan dengan para pelanggan MTF, bloger, dan jurnalis dari berbagai media di Mandiri Inkubator Bisnis (4/9) dengan kalimat syahdu, “Pada akhirnya pelanggan bukan hanya sekadar angka. Ini adalah bukti nyata kami untuk membangun Indonesia dengan memberikan pelayanan yang terbaik.”
***

#HormatiPerbedaan 4 Tokoh Lintas Agama Ikut Bukber Bareng Kapolda Metro Jaya

Hingga 21 ramadan, saya belum pernah bukber. Sekalinya bukber, bareng Kapolda Metro Jaya. Mengejutkannya lagi, bareng dengan 4 tokoh lintas agama. Bum!

Jadi, beberapa hari sebelumnya saya mendapatkan undangan dari Bang Udin, seorang teman dari Kelas Blogger, untuk hadir dalam silaturahmi dengan Kapolda Metro Jaya (6/6/18) di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.
Selain saya (haha penting banget sih), ada warganet lainnya yang terdiri dari bloger dan vlogger yang ikut di acara ini. Oh, satu lagi—ada wartawan dari pelbagai media lokal dan nasional.
“Macet gak?” sapa Bang Udin setibanya saya di Gedung Promoter tepat pukul 16.00 WIB, sesuai dengan jadwal.

“Ya, lumayan. Setengah jam perjalanan dari Blok M.”

Akhir-akhir ini Jakarta sering macet, khususnya kitaran Blok M menuju arah Semanggi. Beberapa jam sebelum acara dimulai Bang Udin melalui grup Whatsapp memang berulangkali mewanti-wanti mengenai macet yang terjadi. Pun dengan laporan dari teman-teman yang lain.

Eh, tapi kapan sih daerah itu tidak macet? Haha. Sorry, it’s my fault 😴

Saya menghabiskan setengah jam mutar-mutar di dalam ruangan sebelum acara dimulai. Ada beberapa wartawan yang berdatangan, di antaranya menenteng tripod dan kamera. Di bawah tangga gedung ada banyak anak-anak yang tengah bermain, mereka adalah sahabat anak cinta Polri.

Yang menarik perhatian saya, ketika memasuki pintu, di sebelah kanan, ada empat orang yang bercakap-cakap dengan pakaian keagamaan masing-masing duduk mengitari meja bundar. Tak lama setelahnya, bergabung seorang lagi.

Sekira pukul 17.00 WIB, acara dimulai. Beberapa orang dengan pakaian berbeda tadi diperkenalkan sebagai tokoh lintas agama. Mereka adalah pendeta Datulon Sembiring, biksu Syailendra Virya, romo RD Aloysius Tri Harjono, pedanda Gede Nyenengin, dan ustaz H. Muhammad Ali.

Hormat untuk Polda Metro Jaya yang mendudukkan kami di bukber yang sama. 

Berbeda dengan Morning Coffee yang digelar bulan lalu dengan mengambil tagar #SebarkanBeritaBaik, silaturahmi dengan Kapolda Metro Jaya kali ini mengambil tema #HormatiPerbedaan.

Baca lebih lanjut mengenai Kacamata Kuda & Gerak #SebarkanBeritaBaik di sini.

#HormatiPerbedaan ini sengaja dijadikan tajuk karena bertepatan dengan bulan suci ramadan. Momentum ramadan sebagai bulan yang baik ini diharapkan agar kita semua—termasuk kamu,  bersama-sama membangun toleransi, saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada agar kita tetap #BersatuDalamMenjagaNKRI.

Ustaz H. Muhammad Ali dalam tausiyahnya mengingatkan mengenai ayat Al-Quran bahwa islam adalah sebagai rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi seluruh alam.

Nah, dengan kehadiran warganet, para awak media, serta tokoh lintas agama, besar harapan agar kita semua menjadi corong untuk tagar #HormatiPerbedaan. Sekali lagi, termasuk kamu ya!

Bukannya apa, Indonesia dibangun tidak oleh satu kelompok atau suku tertentu saja, Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke empat di dunia. Sekurang-kurangnya ada 1.340 suku yang tercatat dan tersebar di 16.056 pulau di seluruh Nusantara. Indonesia juga punya setidaknya 700 bahasa daerah. Beh, bisa kamu membayangkannya? 😒

Itulah kenapa tagar #HormatiPerbedaan menjadi penting untuk disebarkan melalui dunia maya. Pasalnya, dunia maya juga akhir-akhir ini tengah digiring untuk hanya mengakui kelompok tertentu saja. Gak bisa dong seperti itu. Iya kan?

Membicarakan perbedaan dan keragaman yang ada di Indonesia mengingatkan saya akan adagium, “Indonesia diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum.”