ISI BUMI CUKUP UNTUK KESEJAHTERAAN MANUSIA, TAPI TAK PERNAH CUKUP UNTUK KESERAKAHAN MANUSIA—GANDHI.

Sunday, 23 February 2014

Perjalanan berhadiah!

Perjalanan ini adalah perjalanan tak terencana dan tak terduga sebelumnya. Bulan lalu, mama memang sempat bercerita akan mengikuti jalan-jalan ke Jakarta dan Bandung bersama mahasiswa dan dosen dari Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan Puangrimaggalatung Sengkang selama seminggu, tempat beliau kerja sampingan sebagai dosen.
Dalam perjalanannya menuju Bandara Sultan Hasanuddin dari Sengkang, mama menelpon untuk menawari saya sebagai pengganti seorang dosen yang batal berangkat. Butuh sejam bagi saya untuk menerima tawaran ini. Dan akhirnya, bermodal constructor dan andromax v berangkatlah saya!

View Bandara Sultan Hasanuddin - Bandara Soekarno Hatta

Menjenguk sejarah, musem Asia-Afrika

Jalan ABC, Bandung.

Speechless! Motionless!


Kawah Tangkuban Perahu


Lanskap Istana Bogor


Kerak telor, harga di Monas Rp 15.000, kalau di atas harga tsb jangan mau!

View Indonesia from Taman Mini Indonesia Indah

View Indonesia from Museum Nasional

Jakarta Camera, Pasar Baru. It's an analogue paradise!

Pameran foto di GFJA.
Amir Sjarifuddin (mantan Perdana Menteri Indonesia) membaca Romeo & Juliet.
Buku yang dipinjam dari Soeharto.

Pameran gambar dari Faber Castell di Monumen Nasional
Betapa perjalanan seminggu ini banyak memberikan hadiah dalam bentuk ide dan pelajaran baru bagi saya. Terutama mengenai hasrat belanja seorang perempuan. Haha! Perjalanan ini, sudah gratis, berhadiah pula.

"Dua hal yang paling senang perempuan beli adalah tas dan alas kaki. Kenapa alas kaki? Karena alas kakilah yang membawa kita jalan-jalan. Coba tanyakan ke mamamu!" Ummi.

Wednesday, 19 February 2014

Berbagi Kenangan Lama (bagian I)

Saya punya kebiasaan membawa telepon genggam ketika akan buang air besar, namun kadang saya membawa majalah, kadang pula buku. Di kakus, ketika buang air besar saya senang menghabiskan waktu membaca, daripada bengong. Haha!
Nah, suatu ketika di dalam kamar mandi di atas kakus, saya membaca twit tentang Taylor Jones yang mengajak semua orang untuk mengirimkan potongan foto-foto masa lalu yang dikemas dalam frame saat ini. Maka, di akhir semester 5 ketika pulang ke Sengkang, saya membongkar album dan menemukan dua foto ini. Dua foto ini masih punya tempat yang tidak berubah secara bentuk. Dan benar kata Taylor Jones bahwa melihat foto lama, akan membuat perasaan bercampur aduk. Haha! Orang di foto pertama adalah adik saya, sedangkan orang di foto kedua adalah mama, adik, dan sepupu saya. Selamat menikmati!

Foto karnaval tahun 2003.
Saat itu, saya sedang bermimpi jadi pemain bola profesional.

Foto Jambore Nasional 2006.
Perjalanan pertama ke pulau Jawa, perjalanan pertama tanpa keluarga.
Pengalaman pertama mengikuti kegiatan nasional.