Bukan Lagi Koran, Ini yang Seharusnya Anak Muda Baca

By Ardan - February 25, 2018


"Anak dan cucu saya tidak mau membaca surat kabar. Saya tidak pernah mengerti mengapa hal ini terjadi. Mereka tidak lagi punya budaya membaca, mereka lebih sering menonton televisi. Tidak punya keinginan menambah ilmu," Pramoedya Ananta Toer.

Pagi baru saja tiba. Masih dengan mata yang enggan terbuka, Dita membalik tubuhnya ke kanan hendak meraih smartphone yang diletakkannya di sudut meja kecil samping tempat tidurnya. Entah telah berapa kali alarm telepon genggam itu berbunyi.

"Mengenal PAN, Partai Milenials yang Lahir dari Reformasi 98," begitu notifikasi pertama yang masuk di handphonenya, Dita kembali berbaring. Belum sempat membuka notifikasi tersebut, pintu kamarnya diketuk.

"Lah, kok main hape? Mandi sana, trus sarapan. Mama tunggu di bawah. Katanya ada kuliah pagi," tegur mamanya sambil menarik selimut yang dikenakan Dita.

"Ntar, ma. Aku balas Line temen dulu," balasnya.

"Cepetan.. Ih! Mama tunggu di meja makan, papa juga udah siap"

Sesudah mandi dan mengoles riasan pada wajahnya, Dita mencabut hape dari kabel charger, melepasnya dari colokan listrik, dan menyambar ransel untuk menuju meja makan. Di meja makan dia memasukkan chargeran tadi, serta sebuah buku catatan ke dalam tasnya.

Telah ada mamanya yang menunggu sambil bolak-balik mengambil roti dari pembakaran dan meletakkannya di meja makan. Sementara di seberang, ada papanya yang sedang membaca koran dengan segelas teh yang seperempatnya telah diminum.


"Nih, makan dulu. Kamu mau berangkat bareng papa kan?" tegur mamanya sambil menyodorkan roti bakar.

Dita tidak menjawab. Dia hanya mengambil roti sambil memelototi hapenya—melanjutkan membaca berita tentang PAN tadi. "Oh, begitu..." gumamnya.

Papa Dita menghentikan bacaannya, memperbaiki duduknya, dan menyesap tehnya. "Eh, kenapa? Mamamu ngajak ngomong tuh."

"Iya, eh ini, ternyata PAN partai milenials. Masih muda. Ya.. Seumuranlah sama aku." jawabnya sambil tetap menatap layar smartphone.

"Tau dari mana?" mamanya menanggapi.

Dita tidak lagi langsung menjawab. Dia memijat layar hapenya ke atas dan mengambil beberapa jenak. "Ini dari IDN. Tempat aku baca macem-macem," jawabnya sambil mengunyah roti.

"Lah, macem-macem apa maksudnya?" papanya penasaran.

"Ini website sih, pa. Papa bisa liat di www.idntimes.com di hape. Minggu lalu nemu beritanya jadi Top 10 News di Line Today. Jadi deh aku akhir-akhir ini aku sering baca di sini, soalnya semuanya lengkap. Apa-apa ada dan update," Dita memaparkan.

Didirikan pada 8 Juni 2014 oleh dua anak muda, William dan Winston, IDN Times sebagai media daring memang dimaksudkan untuk mengatasi kebutuhan anak muda Indonesia yang mulai bosan dengan media konvensional yang ada.

"Oh, kamu masih baca? Kirain cuma chatting doang ama temen. Soalnya nih ya, kata majalah yang mama baca bulan lalu, minat baca Indonesia saat ini tuh rendah. Hanya peringkat 60 dari 61 negara loh. Bisa ditebak dong penyebabnya adalah hape dan internet. Ngabisin waktu aja!" tanggap mamanya.


Adalah Central Connecticut State University yang merilis penelitian tentang The World's Most Literate Nations (WMLN) 2016 dengan mengambil sampel awal di 200 negara, namun banyaknya data yang tidak relevan maka hanya dipillih 61 negara.

Negara-negara Skandinavia seperti Finlandia, Norwegia, Islandia, Denmark, dan Swedia menempati 5 peringkat teratas secara berturut-turut. Nah, untuk 5 terendahnya adalah Kolombia, Maroko, Thailand, Indonesia, dan Bostawana di urutan 61.

"Emang di dalamnya ada bacaan apa aja?" tanya papa Dita sambil membetulkan letak kacatamanya.

"Bentar," dia merogoh tasnya hendak mengambil laptop. Dihubungkannya laptop tersebut dengan internet dan segera mengakses IDN Times. "Nah, ini dia, ma, pa!"

Ketika kamu membuka website IDN Times, maka akan muncul tampilan seperti ini.


IDN Times punya semua berita dan bacaan yang kamu butuhkan. Oleh karena itu, ada pilihan More di pojok kanan yang bisa kamu pilih. Dan juga tentu saja Top Channels yang terhubung dengan IDN.


"Trus pa, bukan hanya semua hal tentang kehidupan anak muda yang IDN punya. Mereka juga punya ini #MillenialsMemilih. Kan tahun ini udah masuk tahun Pilkada nih, makanya mereka juga memberikan berita-berita politik yang dikemas dengan gaya anak muda," Dita menjelaskan.


"Oh iya ya, jadinya nanti 2019 kamu tidak bakal asal coblos," tanggap papanya.

"Penting juga sih emang ngajarin anak muda politik. Kan biar mereka bisa ambil bagian, biar gak buta, dan dibodoh-bodohi. Tahun depan kan kamu ikut pesta demokrasi untuk pertama kalinya kan, Dit?" mama Dita menimpali.

"Iya, ma. Duh!"

"Tapi bukannya yang beginian bisa dibaca di website koran-koran biasa?"

"Berat, pa! Dita gak bakal kuat, biar papa saja. Hahaha.."

"Eh, trus yang nulis semua berita itu emang orang pers makanya kamu mau percaya-percaya aja? Kan berita bohong lagi marak tuh?" tanya papanya masih keheranan.

"Oh gini, pa," Dita menegakkan punggungnya, meminum teh, dan mendorong layar laptopnya sedikit ke belakang. "Jadi di sini tuh, ada bagian Community yang dirilisnya Februari 2017 lalu," dia mengarahkan kursor ke pojok kanan, tepat samping kiri More. Mama dan papa Dita memusatkan pandangan mereka ke layar dengan mengapit Dita di tengah-tengah.

"Di sini setiap anak muda bisa menulis apa saja. Setiap tulisan itu nanti akan mendapatkan poin tergantung dari berapa orang yang liat tulisan kita. Nah, dari poin itu nanti, bisa ditukarkan dengan uang."

"Tuh kan, siapapun bebas menulis, yang penting nulis, dapat uang. Tidak masalah dong bikin berita bohong biar menarik perhatian semua orang." sergah mamanya.

"Tenang saja, ma. IDN Times itu mengacu ke Pedoman Media Siber yang mengacu ke Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Setiap orang yang nulis gak bakalan langsung terpublish kok, akan ada review dulu dari Editor. Kalau lolos, tulisan akan terbit. Kalau gak, ya revisi dulu atau langsung ditolak tidak layak terbit kalau tulisannya ngawur," Dita menerangkan.

"Nah Pedoman Siber ini sudah resmi dan ditandatangani oleh Dewan Pers dan Komunitas Pers di Jakarta pada 3 Februari 2012 loh," sambung Dita.

"Lah, berarti, tiap orang yang nulis butuh usaha lebih dong ya. Soalnya kan, setau Papa nih, tulisan bagus itu harus ada riset dan butuh dicek ulang lagi baru bisa dipublish."

"Iyalah pa, unsur-unsur penulisan dasar seperti 5W+1H pokoknya harus sudah khatam dulu. Trus gak bakalan mungkin dong ada tulisan yang berulang di website, makanya harus riset."

"Wah, ini sih sudah benar bukan berita bohong ya! Apasih pa? Hoks.. Hoks.. Gitu," mamanya menambahkan sambil menunjuk layar laptop.

"Hoaks ma! Hoaks.." Dita menyambar.

"Di sini No Hoax kok!"

Tawa pun pecah. Mama Dita bergeser mengambil kursi, duduk, sambil mengolesi selai nanas ke roti. Papanya melipat koran lalu meneguk teh.

Perbedaan umur antara orang tua dan anak ini memang jauh. Menurut teori generasi, Dita merupakan generasi Z karena lahir direntang waktu tahun 1995 hingga pertengahan tahun 2000-an. Sementara orang tuanya adalah generasi baby boomers yang lahir dikitaran tahun 1960 sampai 1980-an.

"Sayangnya nih, ma. Yang waktu banjir kemarin, aku nemu artikel yang gambarnya gak banget deh. Maksa banget untuk dijadiin viral, padahal gambar-gambar yang dipake IDN untuk artikelnya selama ini udah bagus banget."

"Yang mana emang?" mama penasaran.


"Oh.. Iya sih, sayang banget," tanggap mama.

"Trus, kan ada tuh IDN TV. Sayangnya lagi, itu gak dimaksimalin, padahal aku juga suka nontonin video. Kan lebih menarik kalau tulisan, gambar, dan video udah di satu tempat."

"Gak papa, mungkin mereka lagi tahap perbaikan. Kan berproses," kata papanya bijak.

"Eh, ini pa," Dita mematikan laptonya, memasukkannya di tas, dan meraih smartphone di samping rotinya.

"Supaya tidak ketinggalan berita, trus biar membuka IDN Times 25 kali lebih cepat, makanya aku download di hape," Dita menerangkan.


"Wah, asyik dong. Papa mau download juga ah!"

"Eh, gak usah! Ini buat anak-anak seumuran aku. Papa baca koran aja. Hahaha.." sergah Dita dengan tawa renyah diikuti mamanya.

"Hm.. Bisa jadi tutupnya banyak media cetak beberapa tahun belakangan ini adalah sebuah bukti bahwa untuk tetap eksis mereka harus mampu menawarkan solusi dan menjadi relevan dengan teknologi yang ada sekarang," terang papanya.

"Dan bukan lagi koran atau majalah, IDN Times inilah yang harusnya dibaca oleh anak muda. Yang dikemas ala mereka. Lumayan tuh ningkatin minat baca," tambah mamanya.

"Udah yuk pa, berangkat!"

"Iya, hati-hati kalian," tegur mamanya.

Jarum jam hendak menunjuk angka delapan ketika mereka mengakhiri perbincangan pagi yang cukup panjang. Tak lama setelahnya, suara mobil pun berlalu.

***

  • Share:

Baca Post Ini Juga

10 komentar

  1. aku jarang baca idn times, nanti coba aku donlot aplikasinya.

    ReplyDelete
  2. Teknologi di Indonesia semakin hari semakin maju, jadi kalo menurut saya wajar kalo zaman sekarang maunya serba elektronik. :)

    ReplyDelete
  3. Wih gaya penulisannya, bukan kayak lagi cerita ini, Ini memang iklan. hihi

    ReplyDelete
  4. SAYA MENYAMBUT ANDA SEMUA DI PAGE INI
    INI IALAH CERITA SAYA

    Saya MURNI SANTI, seorang wanita, ibu, kakak dan rakan dari (Bekasi), Indonesia, saya seorang PENGURUS ESTATE SEBENAR dan saya mengalami banyak tekanan kewangan baru-baru ini, tidak ada yang mahu meminjam wang kepada kami untuk menyelesaikan projek komersial kami yang telah dibina dalam beberapa bulan sekarang. Saya telah ditipu oleh beberapa syarikat pinjaman palsu yang menuntut sejumlah besar wang daripada saya tanpa kami menerima pinjaman.

    Saya kecewa, suami saya berusaha sebaik mungkin dan menolong, saya akan membunuh diri kerana kesakitan, terlalu berat untuk ditanggung dan saya kehilangan harapan, sehingga saya diperkenalkan kepada SEMUA PINJAMAN GRANT GLOBAL sebuah syarikat pinjaman yang ditaja oleh bank dunia itu sendiri.

    Saya memutuskan untuk memohon pinjaman dan menghubungi syarikat itu, pegawai pinjaman mereka yang benar-benar memberi saya harapan dan memberitahu saya jangan bimbang syarikat itu akan meminjamkan wang kepada saya, walaupun jumlah yang saya perlukan sangat besar, dan semua yang saya dapat berikan kepada mereka keperluan yang merupakan beberapa maklumat peribadi, yang saya lakukan.

    Saya melalui semua proses, mereka berjanji akan meminjamkan wang yang saya minta setelah mengesahkan saya layak untuk mendapat pinjaman, saya diminta untuk menunggu, yang paling mengejutkan adalah pinjaman yang dimasukkan ke dalam akaun saya dan saya mengesahkannya .. Kami syarikat kembali dari segi kewangan dan keluarga saya berjaya dengan baik ini menjadikan hidup saya lebih baik, saya bersyukur kepada Allah dan semua PINJAMAN PEMBERIAN GLOBAL
    GMAIL ..... allglobalgrantloan@gmail.com

    UNTUK MENGHUBUNGI SAYA
    NAMA Syarikat: SEMUA PINJAMAN GRANT GLOBAL
    EMAIL Syarikat: allglobalgrantloan@gmail.com.
    Whatsapp Syarikat: +1(304)997-4034
    Nama Saya: MURNI SANTI
    E-mel Saya: murnisanti55@gmail.com

    ReplyDelete
  5. Hari yang baik untuk semua warga negara Indonesia, nama saya Nurul Yudianto, tolong, saya ingin berbagi kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini sehingga semua warga negara Indonesia berhati-hati dengan pemberi pinjaman pinjaman di internet

    Setelah beberapa waktu berusaha mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman secara online tetapi saya curang dan kehilangan Rp18,7 juta, kepada seorang wanita di saudi arabia dan Nigeria.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan teman saya Nyonya Rika Nadia (rikanadia6@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya kepada Lady Esther, manajer Cabang dari Access Loan Firm, sehingga teman saya meminta saya untuk mendaftar dari LADY ESTHER, jadi saya Menjerit dituangkan dan dihubungi LADY ESTHER. melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

    Saya mengajukan pinjaman sebesar Rp250 juta dengan suku bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pengalihan pinjaman, saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam uang pinjaman telah dimasukkan ke dalam rekening bank saya.

    Saya pikir itu adalah lelucon sampai saya menerima panggilan dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan jumlah Rp250 juta. Saya sangat senang bahwa akhirnya Tuhan telah menjawab doa-doa saya dengan buku pinjaman dengan pinjaman asli saya, yang telah memberi saya keinginan hati saya.

    Semoga Tuhan memberkati LADY ESTHER untuk mewujudkan kehidupan yang adil bagi saya, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Mrs. LADY ESTHER melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) atas pinjaman Anda

    Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya yang sebenarnya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nurulyudianto2@gmail.com) Salam

    ReplyDelete
  6. Pendudukan: Harta Tanah / perhotelan
    kedudukan: Pengarah Urusan
    Nama: Najwa Mohammed
    Bandar: Miri
    Pinjaman saya mendapat: Rm 1.5 juta
    kadar faedah: 1%
    E-mel saya: najwamohammed369@gmail.com


    Halo, saya mengucapkan terima kasih kepada allah almight untuk kebaikan dan keberkasaan yang saya dapatkan dari AASIMAHA ADILA LOAN FIRM tahun ini 2020, saya ingin kita medium ini membiarkan muslim saya di malaysia, Tahun lepas saya telah memohon pinjaman banyak kali dan saya bodoh , Tahun ini ketika saya sedang menonton berita perniagaan saya di Aljazeera, saya melihat nama AASIMAHA ADILA AHMED LOAN FIRM pada wawancara menerangkan pakej mereka dan bagaimana mereka memberi pinjaman dan dana amal kepada mereka yang ingin memulakan perniagaan tahun ini. Oleh itu, saya mendengar dan menghubungi mereka dengan kenalan mereka di televisyen, saya memohon Rm 1.5 juta, pada kadar 1% dan pinjaman saya telah diluluskan dan saya mendapat pinjaman saya semudah mungkin. Saya mendapat pinjaman saya dan melabur lebih jauh ke hartanah suami saya. suami saya dari indonesia, banjir yang terjejas rumah keluarga kami di jakarta, sejak kami mendapat pinjaman, kami telah memperbaiki banyak hal dan membayar hutang bank juga.Jika anda ingin perusahaan pinjaman yang nyata dan sah, anda bebas memohon sekarang dan dapatkan pinjaman anda .Mengingatkan diri anda untuk menjadi kuat dan tidak pernah berputus asa. Semakin banyak anda jatuh, semakin kuat anda menjadi bangun. Jangan pernah menyerah tidak kira apa. Buat janji kepada impian anda seolah-olah anda berjanji kepada anak anda. Saya berharap anda lebih besar tahun. Mungkin allah memberkati mereka allah

    MOHON SEKARANG
    E-mail****aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com

    ReplyDelete
  7. Halo semuanya, Nama saya Siska wibowo saya tinggal di Surabaya di Indonesia, saya seorang mahasiswa, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman untuk sangat berhati-hati karena ada banyak perusahaan pinjaman penipuan dan kejahatan di sini di internet , Sampai saya melihat posting Bapak Suryanto tentang Nyonya Esther Patrick dan saya menghubunginya melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

    Beberapa bulan yang lalu, saya putus asa untuk membantu biaya sekolah dan proyek saya tetapi tidak ada yang membantu dan ayah saya hanya dapat memperbaiki beberapa hal yang bahkan tidak cukup, jadi saya mencari pinjaman online tetapi scammed.

    Saya hampir tidak menyerah sampai saya mencari saran dari teman saya Pak Suryanto memanggil saya pemberi pinjaman yang sangat andal yang meminjamkan dengan pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp200.000.000 dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau tekanan dengan tingkat bunga rendah 2 %. Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa rekening bank saya dan menemukan bahwa nomor saya diterapkan langsung ditransfer ke rekening bank saya tanpa penundaan atau kekecewaan, segera saya menghubungi ibu melalui (estherpatrick83@gmail.com)

    Dan juga saya diberi pilihan apakah saya ingin cek kertas dikirim kepada saya melalui jasa kurir, tetapi saya mengatakan kepada mereka untuk mentransfer uang ke rekening bank saya, karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres atau penundaan.

    Yakin dan yakin bahwa ini asli karena saya memiliki semua bukti pemrosesan pinjaman ini termasuk kartu ID, dokumen perjanjian pinjaman, dan semua dokumen. Saya sangat mempercayai Madam ESTHER PATRICK dengan penghargaan dan kepercayaan perusahaan yang sepenuh hati karena dia benar-benar telah membantu hidup saya membayar proyek saya. Anda sangat beruntung memiliki kesempatan untuk membaca kesaksian ini hari ini. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman, silakan hubungi Madam melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (siskawibowo71@gmail.com) jika Anda merasa kesulitan atau menginginkan prosedur untuk mendapatkan pinjaman

    Sekarang, yang saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman bulanan yang saya kirim langsung ke rekening bulanan Nyonya seperti yang diarahkan. Tuhan akan memberkati Nyonya ESTHER PATRICK untuk Segalanya. Saya bersyukur

    ReplyDelete
  8. Keajaiban tidak akan pernah berakhir, saya berdoa untuk allah untuk memberkati Nyonya Esther Patrick, saya kehilangan Ewita warga negara Indonesia, saya tinggal di JL.kutisari selatan geng ekonomi No. 13-G, Indonesia. Ibu saya mengatakan kepada saya bahwa dia akan melalui internet dan datang ke publikasi Nyonya Esther Patrick, mengatakan bahwa fasilitas kredit telah memberinya pinjaman kepada masyarakat umum dengan suku bunga sangat rendah 2% persen, Anda dapat menghubungi Nyonya Esther Patrick melalui emailnya: [estherpatrick83@gmail.com].

    Jadi, saya memberi tahu teman saya tentang pandangan meminjam dari Nyonya Esther Patrick, dan dia mengatakan dia tidak akan memberi tahu saya bahwa saya tidak meminjam dari Nyonya Esther Patrick, tetapi saya perlu meminjamkan sejumlah kecil untuk memeriksa apakah perusahaannya adalah perusahaan.

    Jadi, saya bertindak atas sarannya dan menghubungi Nyonya Esther Patrick melalui emailnya: [estherpatrick83@gmail.com] yang diposkan oleh ibu saya, dan saya mengajukan pinjaman sebesar Rp200.000.000. Nyonya Esther Patrick menanggapi saya dan mengirimi saya semua syarat dan ketentuan perusahaannya yang saya baca dan saya menyetujui persyaratannya.Setelah persetujuan permohonan pinjaman, saya menerima pemberitahuan dari bank saya bahwa jumlah Rp200.000.000 dikreditkan ke rekening bank saya dari perusahaan Nyonya Esther Patrick.

    Saya sangat senang dan berbagi kabar baik dengan ibu saya dan teman saya yang menyarankan saya untuk terus maju.Ia menyelesaikan pembayaran kembali pinjaman tersebut pada 07 Juli 2018, dan saya meminta sejumlah Rp550.000.000 yang juga saya terima di rekening bank saya setelah prosedur itu dilakukan.

    Jadi, saya ingin mengambil kesempatan ini untuk memberi tahu siapa saja yang mencari pemberi pinjaman pribadi di Internet yang pasti akan menghubungi Nyonya Esther Patrick melalui e-mail {ESTHERPATRICK83@GMAIL.COM}Anda dapat menghubungi saya jika Anda memerlukan bantuan atau Anda ingin bertanya tentang bagaimana saya mendapat pinjaman.Ini email saya: [ewitayuda1@gmail.com]Terima kasih, pengikut saya

    ReplyDelete
  9. assalamualaikum
    Nama saya Kemala Jayachandra
    Dari Jakarta selatan Indonesia
    e-mail: kemalajayachandra438@gmail.com
    Saya berterima kasih kepada ALLAH untuk membuat kesedihan saya berakhir melalui RYAN CEANIC LOAN FIRM untuk beberapa waktu sekarang perdagangan saya telah turun dan saya telah mencari pinjaman besar untuk meningkatkan perdagangan saya kembali, saya telah ditipu berkali-kali semua janji saya pada pinjaman tetapi mereka selalu menipu dan berbohong kepada saya, jadi saya bertemu RYAN CEANIC dan memberi saya pinjaman Rp. 1 milyar (Rp1.000.000.000), saya hanya melakukan pembayaran untuk asuransi pinjaman dan biaya transfer sebelum pinjaman saya ditransfer ke akun saya, mereka yang mencari pinjaman harus berhati-hati karena 75% dari pinjaman online itu palsu, mereka yang mencari pinjaman harus menghubungi RYAN CEANIC LOAN FIRM adalah 100% peminjam pinjaman online,
    E-mail: ryanceanicloanfm@protonmail.ch
    Whatsapps: +4915772501298

    ReplyDelete

Saya akan senang jika kamu meninggalkan komentar tanpa tautan hidup 😊