10 Toko Buku Indie Jakarta Tempat Cari Inspirasi
Pada 1951 seorang veteran perang Amerika Serikat, George Whitman, pindah dari Negeri Paman Sam ke kota romantis, Paris. Untuk menghabiskan masa tuanya, dia membuat satu toko buku kecil bernama Le Mistral di Rue de la Bucherie.
Toko buku ini juga sebagai penghormatan terhadap Sylvia Beach, seorang Amerika di Paris yang sebelumnya juga memiliki toko buku dan terpaksa harus tutup karena pendudukan Jerman di Prancis yang menyebabkan depresi ekonomi.
Rue de la Bucherie berganti nama menjadi Shakespeare and Co pada 1964. George menjadikan toko bukunya juga sebagai tempat tinggal: makan dan tidur di situ. Beberapa orang pun bertamu ke tempat itu, termasuk para pemuda Amerika yang kabur dari wajib militer dan penulis-penulis yang saya sebutkan di atas.
Mereka menulis, membacakan puisi, dan menyanyi-nyanyi di tempat itu. Yang paling membuat anak George kesal adalah orang-orang juga menginap di Shakespeare and Co.
Toko Buku Indie di Jakarta
Serunya main ke Jakarta Creative Hub
Oiya, toko buku indie itu adalah yang dijalankan secara independen baik perorangan atau kelompok. Berikut daftar lengkap toko buku indie di Jakarta yang wajib kamu kunjungi.
Kios Ojo Keos
Menarik ya namanya? Toko buku indie Kios Ojo Keos ini dikelola secara independen oleh keluarga Efek Rumah Kaca. Iya, band indie yang tersohor itu!
Jika dihitung-hitung saya sudah ke tempat ini 4-5 kali, hanya untuk menonton film dan mendengarkan orang main musik. Lokasinya yang berada di selatan Jakarta, tepatnya di daerah Lebak Bulus membuat kamu harus menumpang MRT kalau mau ke sini.
Kios Ojo Keos tidak hanya sebagai toko toko buku tapi juga kedai kopi dan toko kaset. Toko buku yang berada di deretan ruko ini mempunyai beberapa agenda kegiatan seru, mulai dari diskusi, nonton film, hingga open mic yang dilakukan setiap minggunya, jadi jika mau update segera follow Instagramnya.
Alamat: Bona Indah Plaza Blok A2 Nomor B11, Jalan Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan 11240.
Waktu Buka: Setiap Hari Pukul 10 pagi - 12 malam
Post Santa
Toko buku ini bisa disebut sebagai tempat nongkrongnya para penulis. Setiap ada buku yang baru terbit, Post Santa akan mengadakan diskusi terkait buku tersebut dengan mengundang penulisnya.
Baca juga: Tips Menulis Haruki Murakami
Saya sudah tidak bisa lagi menghitung jumlah kunjungan saya ke Post Santa.
Soalnya, mereka menggelar toko buku indie ini di lantai 3 Pasar Santa di Jakarta Selatan dan ada banyak tempat yang bisa saya kunjungi di sana.
Semua buku yang dijual di Post Santa adalah buku-buku yang tidak ditemukan di toko buku besar. Pemilik Post Santa—Teddy dan Maesy—mengkurasi dengan baik buku-buku yang dijual sehingga beberapa orang sering mendapatkan rekomendasi buku dari si empunya toko 😊
Beberapa majalah, zine, serta buku-buku yang diterbitkan secara independen pun bisa kamu temukan di tempat ini. Oiya, perlu dicatat Post Santa hanya buka pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu dari jam 3 sore hingga jam 8 malam, ya!
Baca juga: Bukan Lagi Koran
Alamat: Lantai 3 Pasar Santa, Jalan Cipaku I Nomor 121, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12170
Waktu Buka: Jumat, Sabtu, Minggu Pukul 3 sore - 8 malam
Gueari Galeri
Kalau Kios Ojo Keos dan Post Santa menjual buku-buku yang berisi teks, maka Gueari Galeri tampil beda dengan menjual buku-buku foto.
Di Indonesia, jumlah buku foto yang terbit setiap tahunnya sudah mulai banyak sehingga dibutuhkan ruang bagi para fotografer untuk menjual karya mereka agar keberlanjutan dokumentasi berupa buku bisa terus hidup.
Gueari Galeri sebagai toko buku indie yang bergerak di bidang visual juga sering menggelar diskusi-diskusi menarik tentang isu-isu yang dibahas di buku fotografer tersebut.
Oh, Gueari Galeri berada di bawah satu lantai dari Post Santa. Jadi bisa sekalian dong ya 😎
Alamat: Lantai 2 Pasar Santa, Jalan Cipaku I Nomor 121, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12170
Waktu Buka: Jumat & Sabtu Pukul 6 sore - 10 malam
Makarya
Aktivitas seperti Puisi on the Spot membuatnya lebih dari sekadar tempat belanja buku.
Lokasi: Jl. Matraman Raya No. 46–50, Jakarta Timur
Jam Buka: Setiap hari, 08.00–22.00
Taksu Book Cafe
Taksu adalah perpaduan perpustakaan, toko buku, dan kedai kopi dengan suasana homey dan tenang. Cocok untuk Work From Cafe, membaca serius, atau diskusi santai.
Di sini, membaca terasa akrab dan tidak tergesa.
Lokasi: Cilandak Barat, Jakarta Selatan
Jam Buka: Senin–Kamis (10.00–20.30), Jumat–Minggu (10.00–22.00)
Perserikatan Buku Jimmy
Suka kulineran di Blok M? Cobalah main ke Blok M Square. Tersembunyi di basement Blok M Square, kios ini adalah surga bagi pencinta sastra, filsafat, dan pemikiran kiri.
Berbelanja di sini sering berujung pada obrolan panjang yang membuka perspektif baru.
Lokasi: Blok M Square, Jakarta Selatan
Jam Buka: Mengikuti jam operasional Blok M Square
Toko Buku Kobam
Di Depok, ada toko buku yang beda sendiri di antara toko buku yang ada di Indonesia namanya Toko Buku Kobam yang dikelola oleh Komunitas Bambu. Fokus pada buku sejarah, humaniora, dan sosial-politik, Kobam sering menjadi tempat diskusi yang padat dan substansial.
Suasananya seperti markas kecil perjuangan literasi.
Lokasi: Beji Timur, Depok
Jam Buka: Senin–Jumat (08.30–17.00), Sabtu (10.00–16.00)
Transit Bookstore
Transit Bookstore mengkurasi literatur dunia berbahasa Inggris—karya-karya dari berbagai negara yang jarang muncul di rak toko besar.
Membaca di sini terasa seperti melakukan perjalanan singkat ke belahan dunia lain.
Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan
Jam Buka: Bervariasi. Cek Instagramnya deh @transit_bookstore
Aksara Kemang
Per 2026, toko buku ini sudah tutup.
Di awal, Aksara sendiri sebenarnya punya banyak toko buku yang tersebar di berbagai tempat di Jakarta, seperti Cilandak Town Square dan Pacific Place. Usai berjuang selama 17 tahun, toko-toko tersebut harus tutup pada April 2018.
Bahkan Aksara Kemang ini sempat terpaksa harus tutup sebelum buka lagi dengan tampilan baru.
Saya rasa menjalankan bisnis toko buku di Indonesia memang tidak pernah mudah. Masyarakat Indonesia yang tidak suka membaca membaca menjadi salah satu alasan. Belum lagi perkembangan teknologi dan kecepatan internet membuat buku fisik harus berebut tempat dengan buku digital.
Aksara Kemang ini tidak hanya berjualan buku seperti dulu, tapi mereka berkolaborasi dengan Post Santa untuk mengkurasi buku-buku apa saja yang baik untuk dijual. Ada juga rak khusus untuk buku-buku anak 👶
Sama dengan Post Santa mereka juga menjual majalah dan zine. Oh, ada juga buku foto!
"Selamat toko buku masih ada, selama itu pustaka bisa dibentuk kembali. Kalau perlu dan memang perlu, pakaian dan makanan dikurangi," Tan Malaka, Madilog.
Toko buku indie di Jaksel ini juga bisa menjadi one stop solution bagi kamu yang ingin baca-baca buku atau kerja atau duduk-duduk cantik sambil ngopi. Menarik kan? Tidak hanya itu, Aksara juga menyediakan ruang untuk komunitas sehingga kamu bisa berkegiatan atau berdiskusi di sana.
Alamat: Jalan Kemang Raya Nomor 8B, Bangka, Jakarta Selatan 12730
Waktu Buka: Setiap Hari Pukul 10 pagi - 9 malam
Toko Buku Jose Rizal Manua
Per 2026, toko buku ini sudah tutup.
Lokasi toko buku indie yang satu ini berada di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Berbeda dengan toko buku yang lain, toko ini punya koleksi buku-buku lama, baik sastra, sejarah, budaya, hingga politik. Beberapa buku bisa kamu tawar.
Oiya, kalau main ke toko buku ini seperti membawa kamu ke masa lalu. Buku-bukunya dibiarkan bertumpuk, beberapa di makan rayap dan tikus sehingga bau buku akan sangat tercium saat masuk.
Para pengunjung bebas mencari sendiri toko buku yang diinginkannya. Kalau lagi buru-buru atau kesulitan menemukan buku yang kamu cari, jangan ragu untuk bertanya ke yang jaga. Mereka dengan senang hati akan membantumu 😆
Kalau beruntung, kamu akan dilayani oleh Jose Rizal Manua sendiri dan bisa berbincang dengan dia dan kucing-kucingnya.
Alamat: Taman Ismail Marzuki, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat 10330
Waktu Buka: Setiap Hari 9 pagi - 11 malam
Kalau kamu punya toko indie andalan yang juga bisa dijadikan tempat cari inspirasi di dekat tempat tinggalmu, boleh dong berkabar di kolom komentar 😀






















Post a Comment