Kedai Kopi dan Obrolan tentang Laptop Mobile Workstation

daftar-rekomendasi-laptop-mobile-workstation

"Kalau tidak ada internet dan laptop saya tidak tau mau kerja apa."

"Hah, maksudnya?"

"Iya, sudah 10 tahun saya kerja hanya bermodal internet dan laptop doang."

Begitu teman saya membuka percakapan kami di sebuah kedai kopi di Makassar sebulan lalu.

Kami akhirnya bertemu setelah 3 tahun hanya saling intip Instagram Story dan sesekali saling reply dengan emoticon. Karena pandemi, dia memutuskan untuk bekerja dari kampung halamannya. Kantorn pun mengizinkan untuk bekerja dari mana saja.

"Bagaimana anakmu? Umur berapa sih sekarang?"

"Masih 18 bulan. Itu juga ceritanya lucu. Semua perlengkapan dan kebutuhan sehari-harinya dibeli online. Ya, uangnya juga dapat dari kerjaan online."

"Jadi uangnya beneran ga pernah kamu pegang dong?"

"Iya, di situ lucunya. Bukan lucu sih, apa ya?"

Seorang perempuan berambut panjang dengan tinggi semampai mengenakan apron stylist mendekati meja dan meletakkan dua gelas kopi masing-masing di hadapan kami.

"Silakan, kak."

Pekerjaan di Era Digital

cara-meningkatkan-karir

Obrolan kami berlanjut mengenai perjalanannya mencari pekerjaan di Jakarta. Mula-mula di grup Facebook dia mendapati sebuah lowongan penulis iklan di sebuah perusahaan pengiriman barang. Setelah daftar, tes, dan interview, dia akhirnya pindah dari Makassar ke Jakarta. Menariknya, tanpa laptop.

"Waktu itu cuman bawa baju sama hape doang. Laptop disediakan kantor. Punyaku yang waktu kuliah juga sudah lemot banget. Masa' iya saya bawa PC yang kita beli waktu itu?"

"Di situ berapa lama?"

"Setaun doang sih, sebelum pindah ke tempat yang sekarang."

Di tempatnya yang sekarang dia berprofesi sebagai penulis kreatif, kalau bahasa kerennya Creative Writer. Dia menghabiskan setahun setengah sebagai Junior Creative Writer sebelum naik jabatan menjadi Senior.

"Nah, selain profesi utama,  pekerjaan sampingan juga banyak tuh yang datang. Ya, masih nulis-nulis juga, sih. Nulis di internet lebih tepatnya."

"Hmm.. Menarik ya!"

"Makanya, kalo dipikir-pikir teknologi tuh yang bikin saya berada di posisi yang sekarang. Tanpa mereka, kayaknya saya ga bisa beli popok sama susu tiap minggu deh."

Kami melepas tawa di antara sesapan kopi.

Baca Juga: Bertanya Mengenai Green Jobs

Kalau membaca laporan dari World Economic Forum tentang The Future of Job Report 2020, dalam 5 tahun ke depan akan terjadi peningkatan kesenjangan keterampilan.

Soalnya, keterampilan yang dibutuhkan di seluruh pekerjaan akan mengalami perubahan. Ada banyak pergeseran pekerjaan yang terjadi sebagai dampak dari digitalisasi.

Ya, balik lagi. Perpaduan teknologi dan internet ini menghasilkan banyak pekerjaan yang 10-20 tahun lalu tidak pernah kita bayangkan.

Hanya dengan menulis iklan di internet untuk sebuah perusahaan, kamu bisa dibayar mahal. Itu baru dari keterampilan menulis.

Belum lagi keterampilan lainnya seperti membuat situs web atau merancang aplikasi di smartphone yang katanya bakal dibayar jauh lebih mahal.

Pertanyaannya sekarang, apakah hanya dengan bekerja memanfaatkan internet kamu bisa punya peluang untuk meningkatkan jenjang karir yang biasanya kita temui di kantor-kantor konvensional?

"Ya, tentu saja. Saya contohnya, awalnya hanya Junior sekarang Senior. Di atas tuh ada lagi Strategist, Manager, trus Head."

Di posisi Junior kamu barangkali hanya akan mengerjakan hal mendasar seperti menulis. Di posisi Senior kamu akan punya sedikit kesempatan untuk mulai mengedit dan bikin strategi. Di posisi Strategist, tentu saja kamu hanya akan mengerjakan hal-hal strategis seperti merancang konsep dan mempresentasikan konsep tersebut.

Intinya, semakin tinggi jenjang karir, semakin tinggi pula tanggung jawab yang bakal dikerjakan.

"With Great Wealth Comes Great Responsibility, sih kata bos saya dulu."

"Iya ya.. Ya kali kamu dibayar murah untuk pekerjaan yang hidup matinya perusahaan bergantung sama kamu."

"Kamu gimana sekarang? Itu laptop dibawa-bawa isinya apaan?"

Dia balik menanyai saya. Saya pun mengurai cerita mengenai cara menghidupi diri sendiri dengan memanfaatkan teknologi.

"Ya gitu, awalnya kan waktu kuliah suka nongkrong, foto-foto kopi, foto makanan. Eh, keterusan dan sekarang jadi Food Photographer."

"Cuan ga?"

"Wah, jangan ditanya. Tau 'kan kalo ojek-ojek online itu punya layanan makanan? Nah, yang motret menu makanan di restoran yang terdaftar tuh saya sama tim."

"Ha? Pakai tim?"

"Iya, ada total 10 orang dalam tim saya. Tim ini dibangi-bagi lagi, 1 fotografer 1 food stylish. Semuanya saya yang kurasi sebelum dikirim ke tim ojek-ojek online itu."

Meski dia berstatus sebagai karyawan tetap di Jakarta dan saya sebagai freelancer di Makassar, nyatanya, kita berdua punya kesamaan: bawa laptop ke mana-mana. 

Keberadaan laptop yang bisa ke mana-mana dan diajak bekerja dari mana-mana ini memang sudah tidak bisa lagi ditawar di zaman sekarang.

Istilahnya: Laptop Mobile Workstation.

Apa Itu Laptop Mobile Workstation?

keunggulan-laptop-mobile-workstation

Kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia Laptop Mobile Workstation sebenarnya adalah laptop desain terbaik dengan spesifikasi tinggi yang dimanfaatkan untuk pekerjaan yang dilakukan dari mana saja.

Contoh kecilnya, untuk pengerjaan desain grafis, manajemen data, rendering video, dan pekerjaan lain yang membutuhkan laptop dengan spefisikasi mumpuni. Laptop inilah yang ditenteng ke mana-mana untuk bekerja.

Apalagi di era digital sekarang, kamu tidak harus berada di kubikel kantor dari jam 8 ke jam 5 untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Kamu bisa membawa  Laptop Mobile Workstation ke kedai kopi atau Co-Working Space untuk menyelesaikan pekerjaan kamu sambil mencari inspirasi di luar kantor atau luar rumah.

Baca Juga: Sebulan Lebih di Rumah

Kamu mungkin bertanya-tanya, apa sih perbedaan Laptop Mobile Workstation dengan laptop biasa? 😏

Secara fisik tuh sebenarnya tidak ada. Ada beragam layar yang bisa disesuaikan dengan budgetmu, misalnya mau yang 15 inci atau 17 inci.

Yang paling penting tuh sebenarnya adalah jeroannya. Laptop Mobile Workstation harus dibekali oleh CPU, VGA, media penyimpanan dan RAM, ukuran dan berat, sampai kapasitas baterai yang mumpuni.

Soalnya nih, kalau CPU doang yang bagus, tapi yang lainnya tidak mendukung, ya, performanya juga bakal tidak bagus.

Sampai di sini kebayang dong apa itu Laptop Mobile Workstation? 😉

Keunggulan Laptop Mobile Workstation

laptop-mobile-workstation

Kalau kamu sudah mengikuti obrolan kami dari awal tulisan ini, kamu akan mendapati kata 'laptop' disebut berulangkali. Secara tidak sadar, kami sebenarnya dan mungkin juga kamu; sudah memiliki Laptop Mobile Workstation.

Tentu saja, ada beberapa keunggulan dari Laptop Mobile Workstation ini. Beberapa di antaranya, yakni:

  • Bisa Bekerja Dari Mana Saja

Dari hasil pengamatan saya sebagai seorang yang lebih senang bekerja di kedai kopi, saya mendapati banyak orang lainnya mengerjakan tugasnya di kedai kopi hanya bermodalkan laptop, segelas kopi, dan tentu saja internet. Dalam beberapa kasus, saya bahkan beberapa kali melihat rekan kerja saja membuka laptopnya di taksi online dalam perjalanan menuju lokasi presentasinya. Artinya, laptop jenis ini bisa dibawa bekerja dari mana saja.

    • Laptop Lebih Cepat Diakses

    Kebayang ga sih di zaman sekarang, saat kamu sedang diburu revisian dan komputermu perlu dicari colokannya terlebih dahulu kemudian ditunggui loadingnya? Nah, berbeda dengan komputer, laptop dengan sangat cepat dan efisien bisa kamu akses sesegera mungkin saat tiba-tiba mendapati pekerjaan mendadak. Cukup tekan tombol Power dan voila! Kamu pun siap bekerja.

      • Tidak Butuh Space Luas

      Untuk keunggulan yang satu ini, tentu kita sudah sepakat 'kan? Bahwa laptop jauh lebih tidak mengambil tempat dibandingkan dengan komputer yang punya CPU, monitor, dan keyboard secara terpisah. Belum lagi usaha yang harus dikeluarkan saat komputer hendak dipindahkan. Rempong cyn!
        Dengan begini, efektivitas dan fleksibilitas kamu dalam bekerja tentu sudah tidak diragukan lagi 😎

        Masih butuh alasan? 😅

        Baiklah, siapkan kopi dulu biar bisa baca lebih lanjut alasannya di bawah ini!

        3 Alasan Memilih Laptop Mobile Workstation

        kelebihan-laptop-mobile-workstation

        Berbeda dengan cinta yang kadang tidak butuh alasan, punya Laptop Mobile Workstation biasanya menuntut alasan.

        Soalnya, untuk beli laptop ini 'kan butuh uang? Dan kamu tentu saja tidak mau menghabiskan uang untuk laptop yang tidak mampu mendukung pekerjaanmu 'kan? 😋

        • Dirancang Khusus

        Karena ini bukan laptop kaleng-kaleng, Laptop Mobile Workstation tuh pada dasarnya dirancang khusus untuk mengolah dan memproses data yang sesuai dengan real life scenario atau benar-benar siap diimplementasikan, tidak hanya diimajinasikan. Makanya tadi, spesifikasinya dibikin secanggih mungkin.

        • Daya Tahan Militer

        Agak lebay sih, tapi ya, begitulah faktanya. Militer di sini diartikan punya daya tahan yang kuat dan siap banting. Tapi ya, jangan dibanting juga dong laptopnya.

        Saya ingat jelas laptop rekan kerja saya sempat ketumpahan air oleh rekan kerja yang lainnya karena tidak sengaja menyenggol tumbler berisi air putih.

        Sempat kemasukan air, iya. Tapi masih bisa nyala dan seminggu kemudian laptop itu balik lagi diajak kerja pekerjaan kantor.

        Cerita lain adalah mengenai laptop teman saya di komunitas yang sempat kesenggol dan jatuh dari meja saat si empunya lagi sibuk bikin video. Tinggi meja itu kira-kira satu meter dan laptopnya tidak apa-apa.

        • Didesain Seminimalis Mungkin

        Nah, alasan terakhir untuk memilih Laptop Mobile Workstation ini adalah desainnya yang minimalis agar kamu tidak lagi kerepotan saat menentengnya.

        Saya selalu suka loh melihat seseorang yang bekerja di kedai kopi dengan laptop di hadapannya dan secangkir kopi di samping laptop. Penampakan yang sempurna.

        Pada umumnya, Laptop Mobile Workstation didesain sedemikian rupa sebagai laptop desain terbaik yang bisa kamu andalkan untuk mengerjakan banyak hal sambil gaya.

        Cara Memilih Laptop Mobile Workstation Terbaik

        cara-memilih-laptop-mobile-workstation-terbaik

        Jika sampai di sini kamu tertarik untuk punya Laptop Mobile Workstation, tapi bingung dalam menentukan pilihan, maka di bawah ini akan saya informasikan cara memilih yang tepat:

        • Punya Workstation ISV Certification
        Laptop jenis ini sudah sewajarnya punya Workstation ISV Certification. Cek informasi ini apakah ada di laptop incaranmu atau tidak karena sertifikasi uji coba inilah yang menguji kemampuan laptop untuk menjalankan berbagai software dengan fungsi yang beragam.
        • Cari Tahu Jenis Standar Uji Layar dan Grafis
        Selain Workstation ISV Certification, Laptop Mobile Workstation ternyata juga harus mengantongi sertifikasi Delta-E, Pantone Validated, dan 97% DCI-P3 Color Gamut. Sertifikasi inilah yang menguji standar kelayakan, kualitas, dan keakuratan warna pada layar.
        • Punya Standar Mobilitas Tinggi
        Bagi kamu yang kerjanya arsitek atau content creator, hal ini tentu akan menuntut kamu untuk berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya sambil membawa laptop untu bekerja.
        • Dukungan Sertifikasi MIL-STD 810G
        Karena mobilitas tadi, Laptop Mobile Workstation juga sebaiknya punya sertifikasi MIL-STD 810G di mana kode ini diartikan sebagai ketahanan dan kemampuan laptop untuk bekerja di situasi dan lingkungan apapun.

        • Baterai Laptop Mobile Workstation

        Terakhir barulah kamu perlu mengecek baterai laptop incaranmu. Biasanya, baterai Laptop Mobile Workstation  lebih punya durasi bertahan di waktu yang lama. Dengan begini, aktivitasmu pun bisa jauh lebih efektif meski berpindah-pindah.

        Rekomendasi Laptop Mobile Workstation

        rekomendasi-laptop-mobile-workstation

        "Ini laptop apa sih? Udah pake berapa lama?"

        "Oh, ini HP ZBook Firefly 14 G8 Mobile Workstation."

        Sebenarnya ada banyak pilihan Laptop Mobile Workstation, tapi untuk pilihan terbaik, HP Zbook Series ini bisa jadi rekomendasi.

        "Kenapa pilih ini?"

        Saya mengambil jeda sebelum menjawab karena jawabannya akan sangat panjang; tergantung dari sisi mana kamu melihatnya.

        "Sebenarnya, tampilan visual jernih dan tajam jadi salah satu alasan sih.

        HP ZBook Firefly 14 G8 Mobile Workstation memang menawarkan tampilan visual yang indah dengan resolusi FHD dan kenyamanan bekerja dengan layar anti-silau super cerah. Sasisnya super ringan, Wi-Finya lebih cepat, dan masa pakai baterainya yang lebih lama. Kalau lobet, daya diisi ulang dengan sangat cepat, mulai dari nol hingga 50% hanya dalam 30 menit.

        Overall, dimensi dan berat hanya 1,35 kg saja.

        "Apa kabar jeroannya?"

        Operating systemnya menggunakan Windows 10 Pro 64 dengan prosesor Intel® Core™ i7-1165G7 (up to 4.7 GHz with Intel® Turbo Boost Technology, 12 MB L3 cache, 4 cores) yang masuk ke dalam processor family 11th Generation Intel® Core™ i7.

        Internal storage sebesar 512 GB PCIe® NVMe™ M.2 SSD dengan 16 GB DDR4-3200 MHz RAM.

        "Oh, begitu?"

        "Iya, bayangkan dengan performa kelas profesional, kamu bisa bawa laptop ini ke mana-mana. Kerjain berbagai proyek dengan prosesor Intel® Core™ Generasi ke-111 dan grafis NVIDIA® T500."

        Sebenarnya, selain HP ZBook Firefly 14 G8 Mobile Workstation, ada beberapa rekomendasi Laptop Mobile Workstation lainnya dari HP, seperti:
        1. HP ZBook Power G7 Mobile Workstation
        2. HP ZBook Create G7 Notebook PC
        3. HP ZBook Studio x360 G5 Convertible Workstation
        Semuanya bisa dipakai oleh profesional kantoran, arsitek, desainer, bahkan content creator.

        "Bagaimana dengan harganya?"

        "Saya selalu percaya dengan istilah, harga barang tak jadi soal kalo kualitasnya memang bisa diandalkan. Ibaratnya, sekali beli bisa dipakai bertahun-tahun."

        Rekomendasi Laptop Mobile Workstation dari HP ini dijajal mulai dari harga Rp 25 juta hingga Rp 47 juta. Semuanya bisa menyesuaikan dengan budget kamu. Tapi kalau lagi cari diskon yang lumayan, coba main ke situs web HP sebab ada banyak promo yang ditawarkan.

        Nah, di luar dari semua itu, satu hal yang menjadi daya tarik HP Zbook Series adalah casing speakernya yang terbuat dari sampah plastik yang menumpuk di lautan, dengan plastik daur ulang bekas pakai, dan kemasan dari bahan daur ulang.

        Jadi kebayang kalau rekomendasi Laptop Mobile Workstation ini tidak hanya menjadi laptop desain terbaik di kelasnya, tapi juga terdepan dalam isu-isu yang berhubungan dengan penumpukan sampah plastik di lautan. 


        ***

        Matahari mulai condong ke barat, lampu-lampu kedai kopi mulai dinyalakan, satu per satu orang beranjak dari tempat duduknya. Kami menghabiskan 2 jam lebih mengobrol tentang bagaimana karir kami sebenarnya bergantung pada teknologi, termasuk Laptop Mobile Workstation.

        ***